Suara Pembaca

Jerman Barat dan Kisah Pilu di Piala Dunia 1982

Platini kembali membawa keunggulan Prancis, namun dibalas Karl-Heinz Rummenigge. Selnjutnya Maxime Bossis yang menjadi penendang kelima Prancis justru gagal mencetak gol.

Horst Hrubesch menjadi penentu kemenangan dramatis Jerman Barat atas Prancis dalam adu penalti pertama dalam Piala Dunia.

Partai final Jerman Barat berduel dengan Italia. Sebelum Piala Dunia 1982 digelar, Italia terkena dampak skandal Totonero.

Lalu pada babak kualifikasi, mereka lolos sebagai runner-up grup di bawah Yugoslavia. Babak putaran pertama grup, Italia bahkan lolos dengan hanya 3 kali hasil seri.

BACA JUGA: Jika Satu Tim Berisi Legenda dengan Spesialisasi Khusus

Mereka pun lolos karena unggul dari Kamerun dalam hal mencetak gol, meski kamerun memiliki poin dan selisih gol sama dengan Italia.

Barulah Italia menggila pada babak kedua putaran grup. Mereka sukse menjadi juara grup setelah mengalahkan juara dunia 3 kali Brasil. Pada babak semi-final, Italia sukses mengalahkan Polandia.

Partai final Jerman Barat melawan Italia berlangsung di Madrid. Jerman Barat dan Italia sama-sama pernah 2 kali  juara dunia. Siapa pun pemenang partai ini akan menyamai Brasil yang memiliki rekor 3 kali juara dunia.

Babak pertama tak ada gol tercipta. Pada babak kedua, Italia tampil trengginas. Mereka sukses unggul 3-0 lewat gol Paolo Rossi, Marco Tardelli, dan Alessandro Altobelli. Sementara gol Paul Breitner tak bisa lagi ditambah.

Italia sukses mengalahkan Jerman Barat dengan skor 3-1. Jadilah Dino Zoff, sang kiper dan pemain tertua sepanjang turnamen sekaligus kapten, mengangkat trofi Piala Dunia untuk Italia.

BACA JUGA: Hikayat Serigala dan Elang Italia