
Apa yang telah dilakukan? Ada suporter yang membagikan ember dan kran tempat cuci tangan ke masyarakat, ada suporter yang melakukan penyemprotan disinfektan ke lingkungan sekitar, ada asosiasi pemain yang menggalang dana.
Ada pula pemain yang menjual jersi untuk disumbangkan, dan klub yang menggalang dana untuk pengadaaan APD, serta asosiasi yang turun ke jalan membagikan masker kepada masyarakat.
Apa pun bentuknya, bukan masalah kecil dan besarnya, namun inti dari upaya tersebut untuk melakukan perubahan yang lebih baik.
Bergerak melakukan sesuatu tanpa menunggu hal yang lebih buruk terjadi, bergerak berinisiatif tanpa menunggu para pemimpin memberi aba-aba atau sekedar SK (Surat Keputusan).
Danone Nations Cup digelar tidak hanya sekadar mengumpulkan anak-anak dari berbagai bangsa. Homeless World Cup tidak hanya dibuat untuk sekadar mengumpulkan orang-orang yang terpinggirkan, dan kegiatan Pledge United di Indonesia tidak hanya sekadar memberikan klinik pelatihan.
Semua mempunyai visi dan misi kemanusiaan yang dijalankan lewat sepak bola, karena semua ini adalah tentang kemanusiaan, tentang manusia yang ditakdirkan mempunyai sisi baik dan buruk, namun kita berusaha selalu menggunakan sisi baik.
Berani berkeinginan untuk menjadi juara adalah baik, namun berani menggunakan cara-cara yang baik untuk meraih juara, adalah yang terbaik.
Respect, fair play, dan pendidikan moral lainnya tidak hanya sebatas pajangan tulisan di pinggir lapangan, tapi juga harus dilakukan di kehidupan sehari-hari. Iulah esensi sepak bola bermartabat.
Kita mempunyai banyak waktu saat ini untuk merenung, untuk mengevaluasi diri sendiri, dan memperbaiki diri. Mulai dari diri kita sendiri.
Selalu ada hikmah di balik bencana, bagi yang mau berpikir. Mungkin Tuhan sengaja memberikan wabah ini, agar kita mempunyai banyak waktu berpikir, introspeksi dan bertobat, karena kita mudah lupa di saat sibuk dengan rutinitas sehari-hari.
Terus jaga kesehatan, tetap disiplin dan lakukan hal-hal kreatif di rumah. Semoga kebaikan akan muncul bagi bangsa dan sepak bola kita tercinta.
BACA JUGA: Skandal-Skandal Terheboh di Dunia Sepak Bola
*Penulis adalah pegiat edukasi sepak bola. Bisa disapa di Facebook Garuda Putih Supergard dan twitter @sepakbolarakyat