Dunia Amerika Latin

Skandal Video Masturbasi yang Menghebohkan Sepak Bola Brasil

Di zaman serba teknologi ini, orang-orang mudah sekali mendokumentasikan atau merekam suatu kejadian kemudian diunggah ke sosial media. Jika yang direkam adalah sesuatu yang positif dan bisa menginspirasi orang banyak untuk berbuat baik, itu justru bagus. Tetapi, bagaimana jika yang direkam adalah hal yang sangat pribadi dan tersebar?

Ada kejadian memalukan yang terjadi di Brasil kemarin (6/7). Keempat pemain klub Sport Clube Gaucho (klub kasta ketiga sepak bola Brasil), dipecat akibat video aksi masturbasi yang menjadi viral di media sosial.

Di video tersebut terlihat salah satu pemain merekam aksi ”gila” ketiga rekannya di  ruang ganti. Entah bagaimana prosesnya, tiba-tiba video itu tersebar dan membuat heboh pengguna media sosial.

Bos Sport Clube, Gilmar Rosso, berbicara kepada sejumlah media saat dirinya menonton video tersebut, dia merasa jijik lalu menghapusnya. Lalu dia menambahkan bahwa ini bukan masalah moral dan sebagainya, karena urusan di luar lapangan adalah urusan masing-masing pemain. Yang jadi masalah, bagaimana bisa mereka merekam adegan tersebut di ruang ganti?

Sontak, setelah video tersebut tersebar di media sosial, klub ini menjadi target olok-olok publik. Namun, nama-nama pemain yang terlibat juga tidak disebutkan. Mereka belum berkomentar atas ulah mereka yang merusak reputasi mereka dan klub tersebut.

Dari skandal seks dan kicauan

Pesepak bola memang bukan malaikat. Mereka juga manusia yang bisa keliru, capek, lelah atau marah. Gaya hidup yang glamor memang membuat mereka bisa berbuat semau mereka, dari membeli barang super mewah hingga mendapatkan pacar super cantik. Tetapi, berbeda di zaman dulu di mana arus informasi tidak sederas sekarang, karena segala sesuatu bisa tersebar cepat di zaman internet ini.

Para pesepak bola kelas dunia harus rela menjadi bulan-bulanan publik saat masalah pribadinya terkuak atau saat mengucapkan sesuatu yang tak sepantasnya di media sosial.

Pemain legendaris, Ryan Giggs dan John Terry, sudah merasakan betapa hebohnya efek sosial media saat skandal perselingkuhan mereka terkuak ke publik. Jika Giggs berselingkuh dengan adik iparnya sendiri, Terry selingkuh dengan istri mantan rekannya di Chelsea, Wayne Bridge. Luar biasa memang legenda Chelsea ini.

Nah, pepatah yang berbunyi,  “mulutmu harimaumu,  saat ini bisa berganti menjadi “cuitanmu adalah harimaumu”. Ada kisah-kisah unggahan di sosial media yang sebenarnya maksudnya lucu, tetapi malah jadi masalah.

Contohnya adalah Adrian Mutu yang jengkel karena tidak dimainkan pelatih Victor Piturca di Pra-Piala Dunia antara Rumania melawan Yunani. Dia membandingkan sang pelatih dengan tokoh Mr.Bean dan mengunggah foto tersebut di akun Facebook-nya. Ia pun menerima sanksi tak boleh membela timnas Rumania. Tetapi, Mutu kelihatannya cuek saja dengan sanksi ini karena memang dia tengah menjelang masa pensiun.

Mantan pemain Liverpool, Ryan Babel, juga pernah kena getahnya saat timnya kalah dari Manchester United di Piala FA akibat penalti. Dia mengunggah foto bergambar wasit Howard Webb memakai seragam Setan Merah, karena kecewa dengan kinerja wasit legendaris Inggris tersebut. Dampaknya, Babel harus membayar denda 10 ribu paun akibat cuitannya ini.

Intinya? Selalu mawas diri dalam berkata dan bertindak laku. Apalagi jika nama sudah dikenal publik. Sekali ada skandal, dampaknya bisa berbuntut panjang.

Author: Yasmeen Rasidi (@melatee2512)