Nasional

Catatan Akhir Pekan 1 Liga 1 2019: Pesta Para Debutan

Penantian panjang para pencinta Liga Indonesia terbayar sudah di minggu ketiga Mei 2019. Pada Rabu (15/5) lalu gelaran Shopee Liga 1 2019 resmi dibuka hingga memainkan laga terakhirnya pada Senin (20/5) malam. Berikut Catatan Akhir Pekan pertama Shopee Liga 1 2019 yang Football Tribe Indonesia sajikan kepada para pembaca.

Judul “Pesta Para Debutan” terasa pas untuk membuka kisah menakjubkan di musim baru, terlebih diawali kemenangan tim promosi, PSS Sleman, atas salah satu klub besar di Liga 1, Arema FC, di Maguwoharjo International Stadium Rabu lalu.

Super Elja berhasil mengoyak hati Aremania setelah beberapa pekan sebelumnya klub kebanggaan mereka berhasil menjadi yang terbaik di gelaran Piala Presiden. Gelandang Irak-Argentina, Brian Ferreira, menjadi pencetak gol pertama di musim 2019 saat laga baru berjalan dua menit.

Baca juga: Arema FC: 2018 Hampir Degradasi, 2019 Dapat Trofi

Meski sempat disamakan lewat gol Sylvano Comvalius di menit ke-29, dua gol dari Yevhen Bokhasvili dan Rangga Muslim mengunci kemenangan dan membuat Singo Edan berhenti mengaum. Kisah kemenangan PSS dilanjutkan oleh tim promosi lainnya, Kalteng Putra, sehari kemudian.

Lewat gol Ferry Pahabol dan Rafael Bonfim mereka berhasil meraih kemenangan comeback 1-2 atas PSIS Semarang yang menjadi salah satu dari dua tuan rumah yang gagal mengoleksi poin di pekan pembuka.

Sementara di hari yang sama, big match antara Bali United kontra Persebaya Surabaya berhasil dimenangkan Bali United. Hasil seri pertama musim ini tersaji di Samarinda kala striker baru Bhayangkara FC, Ramiro Fergonzi, mencuri kemenangan Borneo FC di detik akhir pertandingan.

Satu lagi tuan rumah yang harus menelan kekalahan adalah Persela Lamongan. Laskar Joko Tingkir dicukur habis Madura United 1-5 pada Jumat (17/5) lalu. Dua gol Beto Goncalves, ditambah masing-masing satu gol dari Aleksandar Rakic, Greg Nwokolo dan Slamet Nurcahyo untuk sementara waktu berhasil membawa Laskar Sapeh Kerrab ke puncak klasemen.

Beto Goncalves nampak memiliki pesaing di daftar top skor sementara usai dua tim asal Jawa Barat, Persib Bandung dan PS TIRA-Persikabo, yang sama-sama mengoleksi kemenangan 3-0 mengirimkan nama Artur Gevorkyan dan Ciro Alves sebagai penguntit penyerang naturalisasi tersebut dengan jumlah gol yang sama.

Pekan tanding pertama ditutup dengan hasil berbeda dari dua wakil Indonesia di kompetisi Asia musim ini. Juara bertahan Liga 1 2018, Persija Jakarta, harus tertahan di Banjarmasin, sementara PSM Makassar meraih kemenangan tipis 1-0 atas klub promosi Semen Padang lewat gol tunggal Zulham Zamrun di menit ke-23.

Kemenangan Juku Eja menjadi spesial terlebih karena mereka selalu mampu meraih kemenangan di partai pembuka dalam tiga musim terakhir, di mana semua pertandingan pembuka PSM di liga dilakukan di kandang mereka Stadion Mattoanging.

Baca juga: Pertanyaan Besar di Balik Terusirnya PSM Makassar dari Stadion Mattoanging

Uniknya dari 27 gol yang tercipta di pekan tanding pertama Shopee Liga 1 2019, sepuluh di antaranya dicetak oleh para pemain asing yang baru menjalani musim debut di Indonesia. Rangga Muslim juga mencatatkan debut golnya di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Sayang tak semua debutan berpesta di pekan pertama seperti yang dialami Alex dos Santos, penyerang anyar Persela Lamongan. Alex yang sempat menyamakan kedudukan di laga kontra Madura United harus diusir wasit di menit ke-60 usai menerima kartu kuning kedua akibat melanggar sesama pemain Brasil, Jaimerson Xavier.

Bercak noda yang tertinggal

Ada bercak noda yang tertinggal di pekan pembuka Shopee Liga 1 2019, dan parahnya hal tersebut berlangsung tepat di hari pembuka Rabu (15/5) lalu di Maguwoharjo International Stadium. Dihadiri sejumlah petinggi PSSI, suasana tiba-tiba berubah mencekam usai beberapa oknum Aremania melakukan protes dan tindakan anarkis di tribun barat stadion.

Kemarahan pendukung Singo Edan dipicu keputusan kontroversial wasit Yudi Nurcahya. Bahkan pelatih Milomir Seslija menilai Arema dirugikan wasit karena ada dua peluang emas mereka yang dianggap offside, pun dengan beberapa pelanggaran terhadap pemain Arema yang tidak dianggap oleh wasit.

Buruknya kepemimpinan wasit akhirnya membuat laga sempat terhenti akibat kemarahan suporter tim tamu. Selain lemparan beberapa benda ke dalam lapangan, Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha, dikabarkan terluka di tengah dua kubu suporter yang melakukan tindak anarkis di tribun.

PSSI melalui Komisi Disiplin merilis denda yang diterima kedua klub. Tuan rumah PSS Sleman setidaknya menerima hukuman terberat, dengan total denda sebesar Rp 200 juta dan penutupan tribun selatan selama 4 pertandingan, sementara Arema FC mendapat denda Rp 75 juta.

Jelang pekan kedua yang akan dimulai Selasa (21/2) malam ini, semoga hal-hal kurang baik di catatan akhir pekan 1 Shopee Liga 1 2019 bisa diperbaiki, terlebih perihal kericuhan antar-suporter di stadion, seraya tagar #KitaBersaudara terus dikampanyekan.

Sayangnya laga Persib kontra TIRA-Persikabo yang seharusnya dijadwalkan pada Kamis (23/5) mendatang ditunda karena tak mendapat izin kepolisian. PT. Liga Indonesia Baru selaku operator telah mengumumkan jadwal baru laga derbi Jawa Barat tersebut menjadi Selasa 18 Juni mendatang. Penjadwalan ini dilakukan dengan pertimbangan faktor kemanan serta situasi politik terkini di Indonesia.

Di luar kasus itu jadwal padat pekan kedua tidak ada perubahan. Dua pertandingan besar yang patut dinanti adalah duel Bali United kontra Bhayangkara FC pada Selasa (21/5) malam serta partai ulangan final Liga 2 2018 antara PSS Sleman kontra Semen Padang pada Sabtu (25/5) malam.