Berita Nasional

Satu Gol dan Satu Asis Tandai Debut Egy Maulana Vikri di Lechia Gdansk II

Egy Maulana Vikri menandai debutnya dengan torehan manis di Lechia Gdansk II. Bersama tim reserve Lechia Gdansk tersebut, penyerang Timnas U-19 Indonesia ini berkontribusi pada dua gol, dengan rincian satu gol dan satu asis.

Lechia Gdansk II bertamu ke markas GKS Kolbudy dalam lanjutan divisi empat Liga Polandia, kemarin malam (11/8). Di laga tersebut Egy bermain sejak menit pertama, dan turut berjasa mengantar timnya menang telak 5-0.

Gol pertama Lechia Gdansk tercipta atas nama Mateusz Lewandowski di menit 37, yang merupakan satu-satunya gol di babak pertama. Kemudian di babak kedua, barulah Lechia Gdansk semakin menggila dan grafik permainan Egy meningkat di babak ini.

Baca juga: Berapa Rating FIFA Egy Maulana Vikri di FIFA 19?

Sepakan kaki kiri Egy dari dalam kotak penalti menjadi gol kedua Lechia Gdansk. Bola meluncur deras ke pojok kanan gawang tuan rumah, yang memang menjadi posisi favorit Egy saat melakukan tembakan. Berada di kanan, menghadap serong kiri, dan melepaskan tendangan kaki kiri.

Usai mencetak gol, Egy kemudian membuat asis pertamanya di Liga Polandia. Berlari dari sisi kanan penyerangan, Egy yang tak terkawal melepaskan umpan pendek ke Mateusz Sopocko, yang dikonversi menjadi gol oleh rekan setimnya tersebut dengan tendangan keras kaki kanan.

Unggul tiga gol, Lechia Gdansk II tidak mengendurkan serangan. Hasilnya pun mereka petik jelang akhir laga, melalui sepasang gol Sebastian Rugowski di menit 71 dan 86. Tim tamu yang berseragam hijau-putih pun pulang dengan gembira, berkat poin penuh plus kemenangan telak.

Kemenangan ini juga menjadi pemupus kesedihan bagi Lechia Gdanks II, karena di pekan sebelumnya takluk 0-1 dari GKS Prodzkowo, tiga hari yang lalu. Dengan memetik kemenangan telak, bisa menjadi pemompa semangat Lechia Gdansk untuk terus mempertahankan performa apiknya.

Khusus bagi Egy, satu gol dan satu asisnya ini menjadi pencapaian spesial di Lechia Gdansk. Pasalnya, performa memukau semalam dijalaninya pada laga debut, yang biasanya tidak mudah dilakoni oleh pemain Asia di Eropa, apalagi di usia yang masih sangat muda.

Baca juga: Sebastian Mila, Pemilik Nomor 10 Lechia Gdansk Sebelum Egy Maulana Vikri