
Menghindari inflasi
Di sisi lain, ditutupnya bursa transfer lebih cepat bisa mengurangi potensi membengkaknya harga pemain menjadi sulit dicerna akal sehat. Rekor transfer atas nama Neymar yang hanya berselang sekitar sepekan jelang liga bergulir di Inggris, sempat menimbulkan domino inflasi harga pemain mengingat tenggat waktu masih cukup lama.
Sebagai perbandingan, beberapa pihak menyebut harga seorang Romelu Lukaku dari Everton ke Manchester United bisa dua kali lipatnya jika direkrut setelah transfer Neymar ke Paris Saint-Germain diumumkan. Sebaliknya, nilai di atas 100 juta euro untuk pemain muda Borussia Dortmund, Ousmane Dembele, ke Barcelona tentu masih membuat heran bahkan untuk ukuran klub-klub elite Liga Primer sekalipun.
Belakangan, langkah Liga Primer memperpendek masa bursa transfer mulai diikuti, salah satunya Asosiasi Sepak Bola Italia (FIGC) terkait penyelenggaraan Serie A. Namun layaknya sebuah perubahan, pro dan kontra menyertai.