Eropa Analisis

5 Bintang Mahal yang Terkapar oleh Cedera

Cedera adalah momok paling menakutkan bagi seluruh pemain sepak bola di dunia. Bahkan tak hanya pesepak bola saja, cedera juga jadi ‘hantu’ bagi atlet di cabang olahraga lain. Sebagai contoh terbaru, di NBA misalnya, Golden State Warriors harus kembali kehilangan salah satu bintangnya, Klay Thompson. Sementara di lingkup sepak bola, juara bertahan Premier League, Liverpool, jadi salah satu klub yang kini sedang menderita karena hal ini.

Namun tak hanya Liverpool saja, horor bernama cedera ternyata menerpa banyak klub papan atas di Eropa. Bahkan, tak sedikit pemain-pemain mahal yang dimiliki klub-klub terbaik Benua Biru ini harus menepi lama. Absennya banyak pemain bintang berharga selangit ini sekaligus melengkapi tahun 2020 yang banyak disebut orang sebagai tahun penuh derita, karena ada pandemi virus corona di seluruh dunia.

Dirangkum dari catatan Transfermarkt, kami merangkum 5 bintang top dunia berbanderol mahal yang saat ini tengah terkapar lama. Siapa saja mereka?

BACA JUGA: Apa Benar Banderol Virgil van Dijk Kemahalan?

BACA JUGA: Alphonso Davies, Mimpi Pemuda dari Kamp Pengungsian

Virgil van Dijk

Nama besar pertama yang ada di daftar cedera ini tentu saja kapten Timnas Belanda, Virgil van Dijk. Terjangan kaki Jordan Pickford dalam laga Merseyside Derby memaksa eks pemain Southampton ini mengakhiri musim lebih cepat. Dari pemeriksaan awal kala itu, Van Dijk divonis menderita cedera horor bernama ACL.

Cederanya Van Dijk memang sangat mencuri perhatian dunia. Selain terjadi karena terjangan kiper lawan, performa Van Dijk yang prima juga membuat banyak suporter Liverpool begitu kehilangan. Kebetulan, Van Dijk disebut-sebut sebagai salah satu bek terbaik dunia saat ini.

Alphonso Davies

Pemain yang akrab disapa Phonzie ini ditarik keluar di tengah laga Bayern Munich melawan Eintracht Frankfurt. Bek muda berusia 20 tahun yang tengah meroket namanya ini alami cedera parah. Dari pemeriksaan awal, Alphonso Davies harus menepi selama sebulan karena cedera torn ankle ligaments.

Performa menawan pemain asal Kanada ini tentu membuat cederanya jadi pukulan besar. Meroketnya Davies juga berimbas kepada melambungnya harga sang pemain. Dilansir dari Transfermark, pemuda berusia 20 tahun ini punya harga sekitar €80 juta.

Joshua Kimmich

Tak hanya Liverpool yang kehilangan banyak bintangnya, namun sikap serupa juga dialami raksasa Bundesliga, Bayern Munich. Setelah Alphonso Davies, mereka kehilangan pula gelandang andalannya yakni Joshua Kimmich. Pemain berusia 25 tahun itu jadi tumbal kemenangan 3-2 Bayern atas Borussia Dortmund.

Kimmich sendiri divonis mengalami cedera di otot meniscus pada lututnya dan harus absen sampai Januari. Diprediksi oleh staf kesehatan Die Roten, eks pemain RB Leipzig ini akan siap merumput kembali pada minggu kedua atau ketiga Januari 2021.

Mohamed Salah

Nasib apes yang melanda Liverpool diperparah oleh kondisi bintang utamanya di lini depan, Mohamed Salah. Bukan cedera kaki, namun bintang asal Mesir ini positif terjangkit virus corona usai menghadiri acara pernikahan kerabatnya di kampung halamannya itu.

Belum ada kepastian kapan Salah kembali ke tim utama usai menjalani isolasi mandiri. Salah sendiri jadi pemain ketiga Liverpool yang tertular virus corona setelah sebelumnya menjangkiti Thiago Alcantara dan rekan Salah di lini depan, Sadio Mane.

Ansu Fati

Mungkin ini salah satu cedera yang diratapi Barcelona di awal musim 2020/2021. Bukan Lionel Messi, tapi Ansu Fati-lah yang jadi sosok protagonis Blaugrana di awal musim. Performa Fati begitu gemilang bersama Barcelona di liga dan mengilap pula bersama Timnas Spanyol.

Dari pemeriksaan, bocah berusia 18 tahun ini menderita cedera parah di lututnya dan harus menjalani operasi. Ansu Fati sendiri dikabarkan akan absen sampai 4 bulan ke depan dan baru bisa beraksi kembali pada kisaran bulan Maret atau April 2021.