Eropa Analisis

5 Wonderkid Ajax yang Siap Meledak Musim Ini

Ajax Amsterdam seolah tak kehabisan amunisi dalam hal mempromosikan bintang muda. Meski kehilangan Matthijs de Ligt, Frenkie de Jong, hingga Donny van de Beek, mereka selalu sukses menemukan penggantinya. Musim ini saja, meski kehilangan banyak bintangnya, keran wonderkid tak berhenti mengalir di skuat de Godenzonen.

Berikut Football Tribe Indonesia rangkumkan 5 nama wonderkid de Godenzonen yang siap meledak musim ini.

BACA JUGA: Lassina Traore, Si Pemborong 5 Gol

BACA JUGA: Menyaksikan Langsung Pesta Juara De Godenzonen

Antony dos Santos

Kehilangan Hakim Ziyech yang minggat ke Chelsea, Ajax menemukan penggantinya. Adalah winger muda berusia 20 tahun asal Brasil, Antony Matheus dos Santos. Untuk mendapatkannya, de Godenzonen merogoh kocek sekitar €15,75 juta untuk memboyongnya dari Sao Paulo.

Sejauh ini, Antony sukses menjawab tantangan. 4 gol dan 2 asis dicetaknya di Eredivisie, menjadikannya jawaban atas kehilangan Ziyech. Kebetulan, dua-duanya sama-sama kidal dan dimainkan di sektor kanan oleh Erik ten Hag. Akankah pendar sinar Antony akan lebih mengilap dibanding David Neres?

Ryan Gravenberch

Kehilangan Frenkie de Jong dan Donny van de Beek dalam tempo 2 tahun, Ajax tak kekurangan pengganti. Kini, mereka siap mempromosikan gelandang jangkung berusia 18 tahun, Ryan Gravenberch. Bocah berdarah Belanda-Suriname ini sendiri sudah jadi andalan di skuat ten Hag.

Di liga, Gravenberch sudah catatkan 2 asis dari 4 penampilan. Fisik jangkungnya dan daya jelajahnya yang luar biasa menjadikannya sosok ideal di lini tengah klubnya. Apalagi, ten Hag kehilangan Mohammed Kudus yang absen lama karena cedera, yang tentunya jadi berkah sendiri bagi Gravenberch.

Lassina Traore

Nama belakangnya mengingatkan kita pada eks winger Ajax, Bertrand Traore. Tak salah memang, karena Lassina adalah sepupu Bertrand. Bergabung ke Jong Ajax sejak Januari 2019, performa impresif striker berusia 19 tahun ini membuatnya dipromosikan ke tim utama.

Musim 2020/2021 adalah musim perdana di mana ia diproyeksikan sebagai striker utama tim. Yang terbaru, Traore memborong 5 gol dan 3 asis kala de Godenzonen berpesta 13-0 di kandang VVV-Venlo. Berkat torehan ini, bocah asli Burkina Faso ini menyamai rekor fantastis legenda Belanda, Marco van Basten.

Perr Schuurs

Lupakan Matthijs de Ligt, karena ini waktunya berpaling pada Perr Schuurs. Tinggi tegap dengan postur 191 sentimeter, Schuurs adalah bek muda yang dibeli dari Fortuna Sittard pada Januari 2018. Sejak awal musim ini, namanya dijadikan andalan di lini belakang tim utama Ajax.

Sejauh ini, Perr Schuurs sudah bermain 5 kali dan menyingkirkan nama bek lebih senior, Lisandro Martinez, ke bangku cadangan. Berduet di jantung pertahanan bersama Daley Blind, Schuurs menjadi andalan baru dan calon penerus Matthijs de Ligt.

Jurgen Ekkelenkamp

Nama terakhir dari daftar ini adalah playmaker muda berusia 20 tahun, Jurgen Ekkelenkamp. Berpostur tinggi sekitar 188 sentimeter, pemain yang akrab disapa Jurginho ini memang punya potensi yang tak main-main. Fasih sebagai gelandang serang atau gelandang tengah, Ekkelenkamp diprediksi jadi the next Wesley Sneijder bagi Timnas Belanda.

Ekkelenkamp diboyong Ajax dari Almere City pada 2013 lalu atau saat usianya masih 13 tahun. Jadi anggota tim utama Ajax di awal musim ini, Jurginho sudah tampil 3 kali dengan catatan 2 gol dan 1 asis di Eredivisie.