Suara Pembaca

5 Final Timnas Indonesia di Piala AFF dan Deja Vu yang Menyebalkan

Final tahun 2004/2005

Piala AFF tahun 2004/2005 memakai format baru. Pertama kali pula diadakan babak kualifikasi untuk dua posisi di babak grup, menemani 6 negara yang lolos otomatis ke babak utama grup.

Pertandingan sejak semi-final dan final dilakukan dengan format kandang dan tandang. Untuk babak grup berlangsung tetap berlangsung di dua negara, Vietnam dan Malaysia pada akhir tahun 2004. Kemudian babak semi-final dan final dilakukan awal tahun 2005.

Secara beruntun, Indonesia 3 kali masuk ke final Piala AFF. Kali ini Indonesia bertanding melawan Singapura, yang dibela beberapa pemain naturalisasi.

Sayangnya Indonesia kalah 2 kali di kedua final tersebut dengan skor 1-3 dan 1-2 (kalah agregat 2-5). Kekalahan yang diwarnai insiden Boaz Solossa mengalami cedera parah parah di pertemuan pertama laga final.

BACA JUGA: Indonesia Masih Jadi yang ke-Dua di Asia Tenggara

Di akhir turnamen Ilham Jaya Kesuma menjadi pencetak gol terbanyak dengan 7 gol. Kemudian Kurniawan Dwi Yulianto dan Elie Aiboy juga turut mendapat lampur sorot atas penampilannya.

Deja vu turnamen ini terjadi di top skor turnamen yang diisi pemain dari negara sama yang juga kalah di 2 kali final Piala AFF edisi sebelumnya.

Peter White, pelatih yang sebelumnya membawa Thailand mengalahkan Indonesia di 2 kali final Piala AFF, menjadi pelatih Indonesia. Ia sekaligus menjadi pelatih pertama yang pernah masuk ke 3 final Piala AFF.