
Semangat juangnya memang terbukti, terlihat dari performa yang ia tunjukkan. Rekan setim Siwarak Tedsungnoen tersebut memaksa Asia untuk memperhatikannya di lapangan hijau.
Bakat ciamik Suphanat Mueanta itu ternyata beralasan. Ia bukanlah satu-satunya pesepak bola profesional di dalam keluarganya.
Sang kakak, Suphachok Sarachat adalah rekan setimnya di Buriram United. Bahkan, darah sepak bola itu juga mengalir di dalam diri sang adik, Chotika Mueanta yang bermain sebagai gelandang bertahan dan bek tengah.
Tak berbeda jauh dengan Suphanat, Suphachok pun tak luput dari pengamatan Akira Nishino.
Supachok memiliki kualitas yang mempuni. Ia berhasil menjebloskan 2 gol ke gawang Andritany dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (10/9/2019), yang membuat pelatih asal Jepang tersebut memuji aksinya malam itu.
Pada pertengahan bulan ini, SMM Sport melaporkan bahwa banyak klub dari kasta tertinggi kompetisi Liga Jepang bersedia menghabiskan lebih dari USD 1,5 juta atau sekitar Rp23 miliar untuk memboyong Suphanat Mueanta.
Dalam artikel tersebut diketahui bahwa klub-klub Jepang telah lama memantau perkembangan Suphanat.
Ya, semoga saja dalam waktu dekat banyak klub Jepang yang secara resmi mengirimkan tawaran transfer pada pemilik nomor punggung 54 ini.