Asia

Piala AFC 2020: Serdadu Tridatu Tersandung di Kamboja

Langkah Bali United sedikit terguncang di gelaran Piala AFC 2020, menang di laga pertama Serdadu Tridatu justru tersandung di Kamboja di laga kedua saat menghadapi tuan rumah, Svay Rieng FC. Bali United harus takluk dengan skor tipis 2-1 dari juara dua kali Liga Kamboja tersebut yang dapat dibilang tim termudah di grup G lantaran datang sebagai pemenang play-off.

Stefano Cugurra menggunakan formasi yang sama yakni 4-2-3-1 seperti di laga pertama menghadapi wakil Vietnam, Thanh Quan Ningh. Kali ini Gavin Kwan Adsit turun sejak menit pertama di sisi kanan pertahanan, eks pemain Barito Putera itu kembali menggantikan I Made Andhika Wijaya yang cedera di laga sebelumnya.

Tuan rumah yang dibesut pelatih muda Conor Nestor pun melakukan hal serupa, tak ada pergantian pemain signifikan dalam susunan sebelas pertama klub yang didirikan sejak 1997 tersebut. Para pemain terbaik tetap diturunkan dalam formasi 4-3-3 kendati mereka kalah 4-0 dari Ceres-Negros di pertemuan pertama.

Serdadu Tridatu yang di laga sebelumnya susah payah menaklukan Thanh Quan Ninh langsung mengambil inisiatif penyerangan, dalam sepuluh menit pertama Paulo Sergio dan Melvin Platje sempat mengancam gawang tuan rumah yang dikawal Outdom Om meski tendangan keduanya belum mampu menemui sasaran.

Namun di luar dugaan justru Svay Rieng yang mampu membuka gol di menit ke-12, Befolo Mbarga Privat yang berada di sisi kiri pertahanan Bali United melakukan akselerasi dan mengirim umpan ke dalam kotak penalti yang langsung disambar oleh Hoy Phallin. Tujuh menit berselang nama Privat akhirnya tercatat di papan skor usai berhasil memperdaya Nadeo Argawinata dan membawa tuan rumah unggul dua gol tanpa balas.

Penyerang asal Kamerun tersebut berhasil memanfaatkan kesalahan komunikasi di lini belakang, ia berhasil mencuri bola yang hendak diberikan Ricky Fajrin dan berhasil melewati Haudi Abdillah sebelum berhadap satu lawan satu dengan Nadeo. Setelah dua gol tersebut kedua tim melakukan jual-beli serangan yang masih mentah di tangan kedua penjaga gawang yang perlahan melakukan satu per satu penyelamatan.

Di akhir babak pertama Ilija Spasojevic sempat memberikan asa bagi tim tamu, menerima umpan lambung dari Paulo Sergio kesempatan memperkecil ketertinggalan sirna karena pemain naturalisasi tersebut dinilai dalam posisi offside oleh hakim garis. Padahal jika dilihat secara seksama Spasojevic berada di depan barisan bek Svay Rieng sebelum menerima umpan Sergio.

Mengulangi kutukan kebobolan di babak pertama seperti pada laga pertama saat menghadapi Thanh Quan Ninh, Bali United untuk sementara harus tersandung di Kamboja lewat dua gol yang merupakan kecerobohan lini belakang.

BACA JUGA: Than Quang Ninh FC dan Rasa Bangga Kedaerahan

 

Oleh-oleh satu gol dari Kamboja

Tertinggal dua gol Bali United tak menghentikan agresivitasnya di depan gawang Svay Rieng, di lima menit pertama babak kedua bergulir Bali United terus menekan pertahanan Svay Rieng. Berkali-kali lini belakang tuan rumah yang dikomando oleh bek asal Amerika Serikat, John Campbell, mendapat gempuran mulai dari sundulan Willian Pacheco hingga tendangan kaki kanan Paulo Sergio.

Conor Nestor sendiri cukup brilian dalam menginstruksikan penjagaan ketat terhadap striker naturalisasi tersebut, tak hanya itu ia juga mampu mengarahkan para pemainnya untuk melakukan jebakan offside yang kembali berbuah di menit ke-55 kembali lewat duet Spasojevic – Sergio.

Namun akhirnya gawang Outdom berhasil dibobol Spasojevic empat menit berselang. Umpan lambung Paulo Sergio dari sisi kiri pertahanan Svay Rieng langsung disambar oleh sundulan penyerang jangkung tersebut. Outdom sempat menahan sundulan Spaso namun bola muntah yang kembali ke kaki pemain kelahiran Montenegro tersebut menjadi satu-satunya gol yang diborong Serdadu Tridatu yang tersandung di Kamboja.

Bali United akan bertandang ke Filipina di match day ketiga pada 11 Maret mendatang untuk bertemu Ceres-Negros yang uniknya bermain imbang 2-2 dengan Than Quang Ninh. Sementara kemenangan Svay Rieng mampu membawa mereka ke posisi kedua klasemen grup G karena unggul agresivitas gol dari Bali United.