Berita Nasional

Timnas U-22 Kembali Tertahan Imbang

Setelah sebelumnya tertahan oleh Bhayangkara FC di uji coba pertama, kali ini Timnas U-22 kembali jajal kekuatan. Dalam lawatan ke kota Malang, Timnas U-22 berangkat dengan 28 pasukan. Minus Osvaldo Haay yang tengah mencoba peruntungan di Spanyol dan Dallen Ramadhan yang telah dipulangkan.

Bermain di hadapan ribuan Aremania yang memenuhi stadion Kanjuruhan tidak membuat mental pasukan Indra Sjafri melemah. Meski terus ditekan di awal pertandingan, pertahanan yang digalang Andy Setyo Nugroho masih mampu dengan tenang melapisi gawang Satria Tama dari serangan lawan.

Arema mendapat peluang emas, tetapi sundulan Alfarizie memanfaatkan sepak pojok masih membentur mistar gawang. Disusul peluang Dedik Setiawan yang masih berhasil diamankan. Sementara itu kinerja Marinus Wanewar yang kali ini ditugaskan menjadi ujung tombak tunggal belum berati bayak.

Kebuntuan permainan sempat membuat tensi meninggi. Pelanggaran-pelanggaran banyak terjadi. hingga 3 kartu kuning dilayangkan di babak pertama. Salah satunya diberikan wasit Jumadi Effendi kepada Andy Setyo Nugroho.

Menasuki babak kedua dengan skor 0-0, banyak perubahan dilakukan masing-masing pelatih untuk terus berupaya memecah kebuntuan.

Kedua tim terus saling menekan hingga terjadinya gol di menit 68. Tendangan bebas Makan Konate disempurnakan tandukan Hamka Hamzah untuk merobek jala Timnas U-22. Namun sayang, wasit menganulir gol tersebut karena sebelumnya terjadi pelanggaran yang hingga membuat Andy Setyo harus ditandu ke luar lapangan pertandingan.

Baca juga: Makan Konate: Bertabur Asis di Sriwijaya FC, Bergelimang Gol di Arema FC

Di bawah tekanan Arema, Timnas U-22 justru berhasil lebih dulu mencetak angka. Hanif Sjahbandi yang juga berasal dari Arema berhasil membobol gawang rekannya. Melalui tendangan sedikit dari luar kotak penalti, mengubah angka 0-1 untuk Garuda Muda.

Arema yang tidak ingin kalah di rumahnya terus meningkatkan serangan. Hingga akhirnya kemenangan anak asuh Indra Sjafri kembali lenyap. Di menit 86, penyerang ayar Singo Edan berhasil menyamakan kedudukan. Gol Robert Lima Guimaraes ke gawang yang kali ini dijaga Nadeo Argawinata membuat kedudukan berubah satu sama, sekaligus menjadi skor akhir pertandingan.

Seusai pertandingan, arsitek Timnas U-22 mengucapkan terima kasih kepada Arema. Baginya, meski kembali tertahan imbang, apa yang dia cari telah didapatkan di kota Malang.

“Kami ucapkan terima kasih pada Arema FC. Kami sudah mendapat apa yang kami cari dari sebuah laga uji coba,” Indra Sjafri, dikutip dari PSSI.org.

Indra Sjafri sebelumnya berharap ada tekanan kepada anak asuhnya di pertandingan uji coba kali ini. Selain tekanan secara taktik permainan, juga tekan atmosfer pertandingan, dan benar semua didapatkannya.

Selain itu tim pelatih juga mengaku puas dengan terus meningkatnya performa yang ditunjukkan. Meski masih ada celah, namun dalam waktu tersisa semua akan segera diperbaiki.

“Alhamdulillah, meski ada beberapa error, kami cukup puas. Kami sudah menerapkan deep defending. Namun, masih ada celah kecil.  Ini yang akan kami benahi,” tutup Indra Sjafri, pelatih kepala Timnas U-22.

Usai pertandingan di kota Malang, Indra Sjafri dan pasukan menuju kota Surabaya untuk kembali beruji coba menghadapi Madura United pada Selasa (12/2) mendatang. Selanjutnya Andy Setyo dan kawan-kawan direncanakan akan terbang menuju Kamboja pada 15 Februari, guna mengikuti Piala AFF U-22 yang berlangsung pada 17-26 Februari.