Cerita

Simpang Siur Masa Depan Mario Gomez di Persib Bandung

Dengan tersisanya satu pertandingan di Liga 1, beberapa tim mulai memikirkan kerangka tim untuk menyongsong Liga 1 2019. Persib Bandung sebagai salah satu tim besar di Indonesia pun tidak ingin kalah cepat dalam mempersiapkan tim untuk musim depan.

Pos pelatih menjadi prioritas utama tim asal Kota Bandung ini. Namun sampai hari ini belum ada kejelasan terhadap masa depan Mario Gomez. Pelatih asal Argentina ini sejatinya dikontrak selama dua musim ketika pertama kali datang pada masa persiapan Liga 1 2018. Seharusnya Mario Gomez bisa dengan nyaman melanjutkan proses pembentukan tim Persib untuk musim depan. Namun buruknya performa Persib di akhir musim membuat manajemen berfikir ulang untuk kembali menggunakan jasa mantan asisten pelatih Inter Milan ini.

Bobotoh sebagai loyalis setia Persib pun terbelah dua perihal kelanjutan Mario Gomez di Persib Bandung. Di satu sisi menginginkan manajemen memberikan Coach Gomez satu musim lagi karena bagaimana pun Coach Gomez telah berhasil memenuhi target manejemen untuk masuk 5 besar. Namun ada sebagian besar bobotoh berharap ada pelatih baru yang akan memimpin Persib musim depan.

Kemampuan juru taktik berusia 61 tahun ini memang tidak perlu diragukan. Rekam jejak Mario Gomez pun penuh dengan gelar juara. Dengan persiapan Persib yang mepet di awal musim, Mario Gomez dapat menyulap tim Pangeran Biru menjadi salah satu tim calon juara Liga 1 2018. Perjalanan Persib Bandung musim ini memang bak roller coaster, sempat terseok – seok di awal musim, Maung Bandung akhirnya menemukan skema permainan terbaiknya dan berhasil menjadi juara paruh musim Liga 1 2018 dan kembali menurun ketika di akhir musim.

Namun permasalahan muncul setelah Persib berhasil menjadi pemuncak klasemen di paruh musim. Mario Gomez dikabarkan meminta kenaikan gaji, dan membuat kondisi internal tim ini sempat terganggu. Dengan cepat seluruh elemen tim Persib Bandung menyelesaikan masalah tersebut karena ingin menjaga atmosfer ruang ganti demi raihan gelar di akhir musim. Sayangnya, itu bukanlah permasalahan terakhir yang diciptakan Gomez di Persib Bandung musim ini.

Menjelang akhir musim, ruang ganti Persib Bandung kembali memanas akibat Mario Gomez menuduh 4 pemain Persib menerima sogokan dari tim PSMS Medan. 4 pemain tersebut adalah Supardi Nasir, Ardi Idrus, Eka Ramdani, dan Patrich Wanggai. Gomez pun menghukum 4 pemain senior tersebut dengan tidak membawanya ketika Persib bertanding melawan PSIS Semarang. Hasilnya mengecewakan, Persib harus takluk dengan skor 3 – 0. Bobotoh geram 4 pemain tersebut malah ditinggalkan ketika tim benar – benar membutuhkannya. Dan sekali lagi manajemen menginisiasi perdamaian antara para pemain dengan Coach Gomez. Permasalahan tersebut pada akhirnya selesai lewat jabat tangan di konferensi pers.

Kegundahan bobotoh semakin menjadi ketika Mario Gomez memilih untuk tidak mendampingi Persib Bandung pada lawatan mereka ke kandang PSCS Cilacap pada babak 64 besar Liga Indonesia. Tidak hadirnya Gomez membuat tim Maung Bandung hanya didampingi pelatih fisik, Yaya Sunarya. Dengan apa yang Gomez lakukan di Piala Indonesia, manajemen Persib Bandung dan bobotoh patut mempertanyakan keseriusan sang juru taktik melatih tim asal Kota Kembang ini.

Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar pun sudah berkomentar perihal masa depan Mario Gomez. Dirinya berkata bahwa Persib tidak akan dilatih oleh Gomez pada musim depan.

“Kalau untuk pelatih, mohon maaf, ini tentu harus keputusan semua. Untuk Mario Gomez ya kemungkinan besar dilepas termasuk asistennya Fernando Soler,” ujar Umuh yang dilansir dari vikingpersib.co.id

“Dia sudah ada masalah dengan Pak Glenn. Dia (Mario Gomez) tidak mau ada Pak Glenn kalau tetap di Persib. Itu jelas salah karena Pak Glenn adalah Dirut PT PBB,” tutup Umuh dikutip dari sumber yang sama.

Dari pernyataan tersebut dapat diketahui bahwa Mario Gomez dan Fernando Soler tidak lagi menjadi juru taktik Persib Bandung pada musim depan. Namun pernyataan berbeda dilontarkan dari Fernando Soler. Penerjemah sekaligus asisten pelatih ini berkata bahwa dirinya bersama Coach Gomez akan tetap melatih Persib Bandung.

“Sudah diberitahukan kemarin bahwa kami masih dikontrak hingga satu tahun ke depan 2019. Tapi kalau bisa nego lagi, bisa sampai 2020. Jadi musim depan dipastikan masih di sini (Persib),” kata Soler dikutip dari vikingpersib.co.id

Ketidakjelasan masa depan Mario Gomez sudah seharusnya segera diselesaikan oleh manajemen Persib Bandung. Mengingat bahwa tim Maung Bandung masih berlaga di Piala Indonesia.

Semakin cepat Persib Bandung mendapatkan pelatih untuk musim depan akan membuat persiapan tim ini jauh lebih matang tidak seperti musim lalu. Siapapun pelatih yang akan memimpin Persib Bandung musim depan akan memiliki beban yang berat untuk menebus kegagalan meraih juara pada musim ini.