Masih ingat Kiko Insa? Mantan pemain belakang Arema dan Bali United yang sering terkena masalah ini ternyata masih melanjutkan kariernya di Asia Tenggara. Baru-baru ini, Insa bergabung dengan klub raksasa Malaysia, Johor Darul Ta’zim (JDT).
Pemain kelahiran Spanyol yang sudah dinaturalisasi menjadi warga negara Malaysia ini telah membuat keputusan untuk meninggalkan Bangkok Glass pada awal Mei 2018 lalu. Ia memilih untuk menerima tawaran Tunku Ismail bin Sultan Ibrahim, putra mahkota Johor yang juga merupakan pemilik JDT.
Perpindahan tersebut bermakna besar bagi Kiko, karena ini berarti ia akan beraksi bersama kakaknya, Natxo Insa. Bersatunya Insa bersaudara ini merupakan pertama kali dalam karier mereka berdua. Natxo sendiri sudah dua musim terakhir menjadi otak permainan di lini tengah JDT, di samping Safiq Rahim dan Hariss Harun. Dalam waktu dekat, Kiko dapat dimainkan di sisi kakaknya itu sebagai gelandang bertahan, atau sebagai bek tengah.
“Saya cukup gembira dapat bergabung dengan kakak saya. Ini juga membuat keluarga kami bahagia,” kata Kiko bahagia.
Ketika ditanya lebih lanjut apakah ia akan mendampingi Natxo di lini tengah, Kiko sepertinya pesimis. “Kemungkinan besar saya akan beraksi di lini pertahanan. Sepanjang karier saya, posisi bek tengah merupakan posisi utama saya. Saya hanya bermain sebagai gelandang sewaktu memperkuat Pahang.”
Setelah meninggalkan Bali United pada awal tahun 2017, Kiko memang hijrah ke Malaysia dan bergabung dengan Pahang FA. Sewaktu bermain untuk klub tersebut, pemain berusia 30 tahun ini menjalani proses naturalisasi karena memiliki darah Malaysia dari neneknya. Sejak bulan Agustus 2017, ia pun resmi menjadi pemain tim nasional Negeri Jiran.
Pada awal tahun 2018, Kiko meninggalkan Pahang untuk menjadi satu-satunya pemain Malaysia yang beraksi di liga utama Thailand. Ia menandatangani kontrak satu tahun bersama Bangkok Glass. Namun, hanya empat bulan setelah pindah ke Negeri Gajah Putih, Kiko mengumumkan bahwa ia kembali ke Malaysia.
“Saya meninggalkan Bangkok Glass karena menerima tawaran dari JDT. Saya tidak akan menolak tawaran yang diberikan oleh JDT. Saya harap saya akan berada di sini selama mungkin,” ujar Kiko kepada Football Tribe Malaysia.
Selain Kiko, JDT memperkuat skuat mereka dengan mendatangkan dua pemain impor baru. Yang pertama adalah Harry Novillo, bekas pemain muda Olympique Lyon yang pernah berseragam Melbourne City di pentas A-League Australia. Sedangkan yang satu lagi adalah penyerang yang didatangkan untuk menggantikan Luciano Figueroa, yaitu Jorge Santos Silva. Pemain asal Brasil ini sebelumnya bermain untuk Al Batin FC di Arab Saudi.