Nasional Bola

Martapura FC Bekap Persis Solo dengan Skor Tipis

Hujan deras yang mengguyur kota Bekasi sepanjang siang kemarin (9/11) membuat lapangan di Stadion Patriot Chandrabhaga tergenang air. Kondisi tersebut memaksa laga babak 8 besar Liga 2 di Grup X antara Martapura FC dan Persis Solo harus tertunda selama kurang lebih setengah jam.

Usai hujan mereda, pertandingan perdana di babak 8 besar Liga 2 ini pun akhirnya dilangsungkan. Sayangnya, genangan air yang belum sepenuhnya hilang di beberapa titik lapangan hijau membuat laju bola tidak maksimal.

Alhasil, kedua tim pun cukup sulit mengembangkan permainan mereka. Nyaris tak ada peluang bersih yang bisa kedua kubu catatkan di sepanjang babak pertama. Skor imbang tanpa gol pun menyudahi jalannya babak pertama.

Selama jeda, baik Frans Sinatra Huwea di kubu Martapura FC dan Freddy Muli di pihak Persis diyakini bakal memberi instruksi-instruksi penting kepada masing-masing anak asuhnya agar bermain lebih baik di babak kedua.

Benar saja, di 45 menit kedua, perubahan permainan memang tampak dari masing-masing kesebelasan yang bertanding. Jual-beli serangan yang terjadi terlihat lebih intens. Penjaga gawang dari masing-masing tim juga harus bekerja lebih keras dibanding babak pertama.

Sampai akhirnya, tepat di menit ke-69, berawal dari umpan silang yang dilepaskan dari sisi kanan pertahanan Persis, Martapura FC sukses mengubah papan skor. Adalah penyerang andalan kubu Laskar Sultan Adam, Qischil Gandrum Minny, yang sanggup memanfaatkan bola tersebut guna mengoyak jala Laskar Sambernyawa.

Tersengat oleh gol tersebut, Persis mencoba untuk bangkit dan memburu gol penyama kedudukan. Dengan gencar, mereka terus berupaya mendekati kotak penalti Martapura FC lewat kombinasi Rudiyana dan Tri Handoko di lini depan.

Sadar bahwa lawannya begitu agresif menyerang, Martapura FC tak tinggal diam. Kesolidan lini belakang mereka yang dikomandoi Eka Crah Angger sanggup membendung serangan yang terus dikirimkan Persis. Situasi ini membuat para pemain Laskar Sambernyawa terlihat frustasi.

Pada beberapa momen, Martapura FC juga berhasil menciptakan beberapa peluang guna menggandakan skor. Sayangnya, penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat keunggulan 1-0 mereka tak kunjung berubah.

Skor tipis itu sendiri akhirnya bertahan hingga wasit Syamsudin Mahmud meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Dengan hasil ini, Martapura FC untuk sementara bertengger di posisi kedua Grup X babak 8 besar Liga 2 dengan nilai tiga sedangkan Persis terdampar di posisi buncit.

Author: Budi Windekind (@Windekind_Budi)
Interista gaek yang tak hanya menggemari sepak bola tapi juga american football, balap, basket hingga gulat profesional