Uncategorized

Mengaudisi Pendamping Granit Xhaka dalam Skema 4-3-3 Arsenal

Francis Coquelin

Mungkin, dengan perubahan skema menjadi 4-3-3, Coquelin akan mendapatkan menit bermain yang lebih banyak. Kebutuhan pemain yang bisa memudahkan kerja Xhaka bisa membuat Wenger mempertimbangkan memainkan Coquelin sebagai “pengawas”. Ia tak akan banyak bergerak ke atas, dan tugasnya fokus bertahan.

Namun, kemampuan Coquelin cukup terbatas. Ia sangat baik ketika tugasnya tak terlalu rumit, misalnya ketika “menjaga” Santi Cazorla. Duet Coquelin dan Santi Cazorla sempat menjadi duet yang menjanjikan. Namun, Xhaka tentu berbeda dengan Cazorla yang bisa melakukan penetrasi dengan menggiring bola.

Oleh sebab itu, pilihan Arsenal untuk membangun serangan akan cukup terbatas ketika Coquelin bermain. Pemain yang pernah dipinjamkan ke Freiburg ini mungkin akan cocok untuk jenis pertandingan tertentu ketika Arsenal akan lebih banyak bertahan. Misalnya ketika bertemu lawan sejenis Bayern München dan klub teras Eropa lainnya.

Calum Chambers

Chambers adalah pemain yang menarik, terutama ketika Wenger beralih ke skema 4-3-3. Praktis, saat ini, Chambers menjadi pilihan terakhir sebagai bek tengah setelah Laurent Koscielny, Shkodran Mustafi, Rob Holding, Per Mertesacker, dan Nacho Monreal. Ia juga pilihan kedua sebagai bek kanan setelah Hector Bellerin.

Sebagai bek tengah, Chambers punya olah bola yang cukup bagus. Ia nyaman membangun serangan dari bawah. Bahkan, teknik umpan Chambers masih sedikit lebih baik ketimbang Coquelin. Maka, memainkannya sebagai gelandang tengah mendampingi Xhaka akan sangat menarik, terutama dari ketersediaan menit bermain.

Aspek bertahan Chambers yang kuat akan meringankan beban Xhaka. Ia juga nyaman ketika harus menguasai bola di area sendiri, menjadi opsi membangun serangan selain Xhaka. Bahkan, kemampuan mengiring bolanya tidak terlalu buruk. Asal tersedia opsi mengumpan, Chambers bisa bermain sesederhana mungkin dan menghindari membuat kesalahan yang tak perlu.

Kelemahan Chambers adalah rentan cedera, inkonsistensi, dan kadang ceroboh. Ketika situasi tak menguntungkan, seleksi umpan Chambers akan memburuk dan terlihat sedikit panik. Jika hendak menggunakan Chambers, sebaiknya Wenger memastikan struktur tim terjaga selama 90 menit pertandingan.

***

Nah, kelebihan dan kekurangan beberapa pemain audisi di atas sudah dijelaskan. Penulis sendiri memilih trio Xhaka, Elneny, dan Ramsey sebagai pilihan utama. Bagaimana dengan pembaca?

Author: Yamadipati Seno (@arsenalskitchen)
Koki Arsenal’s Kitchen