Eropa Inggris

Arsene Wenger: Liga Europa, Liga Anak Muda

Reiss Nelson

Reiss Nelson

Pemain asal Inggris ini masih berusia 17 tahun dan laga melawan Sydney FC adalah debutnya. Dan Reiss Nelson menjadikan debutnya sebagai panggungnya. Posisi aslinya adalah sayap kanan dan bisa juga bermain lebih ke dalam sebagai gelandang serang. Ketika melawan Sydney, Nelson bermain sebagai bek sayap kanan.

Kemampuan individu Nelson sangat menonjol, terutama ketika ia mendapakan kesempatan dengan bola di kakinya. Di usia 17 tahun, ia tak menunjukkan rasa canggung untuk menggocek lawan yang lebih senior. Nelson justru menikmatinya, tak pula menunjukkan rasa takut bermain di panggung yang lebih besar.

Nelson akan mendapat kesempatan berlajar yang luar biasa apabila didaftarkan di dalam skuat Meriam London untuk Liga Europa. Terutama, yang perlu ia perbaiki adalah kemampuan bertahannya. Perubahan dari sayap kanan dengan ciri menyerang yang kuat dan penuh fantasi, Nelson harus menempa dirinya menjadi bek sayap kanan yang bandel ketika bertahan atau menyerang.

Saya tak ingin terlalu terbuai, namun jujur saja, kemampuan Nelson lebih besar ketimbang Theo Walcott maupun Alex Oxlade-Chamberlain. Jika Wenger serius dengan niatnya memberi kesempatan kepada pemain muda, Nelson bisa dikonversikan sebagai bek sayap kanan untuk masa depan.

Dengan Nelson di kanan dan Ainsley di kiri, Wenger bisa mendapat dua pemain home-grown di dalam skuat, akan punya pelapis yang bagus untuk tim utama dan memastikan pemain masa depan berkembang dengan baik. Dan ditambah Bielik, Arsenal punya kerangka tim utama dalam 10 tahun ke depan.

Bagaimana apabila kebijakan memainkan pemain muda justru membuat Arsenal tersingkir dari Liga Europa? Tidak masalah. Terkadang, seorang pelatih harus realistis dengan targetnya. Ambisi yang terlalu besar justru berpeluang mematikan peluang menjuarai kompetisi lainnya. Hal ini tak bisa kita salahkan. Liga Europa, liga anak muda? Boleh saja!

Baca juga: Generasi Emas Colney (Bagian Pertama): Eksperimen Arsene Wenger
Bagian Pertama
Bagian Kedua

Author: Yamadipati Seno (@arsenalskitchen)
Koki Arsenal’s Kitchen