Kolom

Pola Transfer Musim Kedua Jose Mourinho

Musim kedua : Melengkapi kepingan, menyempurnakan skuat

Tren yang terjadi pada musim kedua di setiap klub yang Jose tangani adalah tidak terjadi banyak transfer. Jumlah transfer di musim kedua selalu lebih sedikit ketimbang musim pertama. Di musim keduanya bersama Chelsea, Jose hanya mendaratkan lima pemain saja.

Asier del Horno didatangkan karena Wayne Bridge penampilannya sudah menurun. Jose juga menambah kekuatan lini tengah timnya dengan mendaratkan Lassana Diarra, Nuno Maniche dan Michael Essien yang kini bermain untuk Persib Bandung.

Hal ini juga terjadi ketika ia menangani Real Madrid dan di masa kepelatihan keduanya di Chelsea. Di Real, pada musim keduanya, Jose hanya mendaratkan lima pemain saja. Termasuk dalam daftar tersebut adalah Nuri Sahin dan Hamit Altintop yang tidak mengalami waktu begitu baik di Spanyol. Jose mendaratkan Fabio Coentrao dan Raphael Varane untuk menjadi pelapis dari Marcelo dan Ricardo Carvalho.

Sementara di musim kedua pada periode keduanya bersama Chelsea, Jose hanya mendaratkan delapan pemain. Dua di antaranya adalah Cesc Fabregas dan Diego Costa yang kemudian menyempurnakan skuat sebelumnya dan berhasil membawa Chelsea menjadi kampiun Liga Primer Inggris 2013/2014.

Tetapi adakalanya ketika Jose melakukan lebih banyak transfer di musim keduanya, hal tersebut terjadi ketika ia menangani Inter. Di musim perdananya di Italia, Jose hanya mendaratkan enam pemain plus Luis Jimenez yang diangkut melalui sistem kepemilikan bersama. Sementara di musim keduanya di sana, Jose mendaratkan sebanyak 10 pemain.

Melihat sejarah Jose dalam melakukan geliat transfer, di musim keduanya bersama United ini, apakah Jose akan melakukan transfer yang lebih sedikit ketimbang musim sebelumnya. Ataukah lebih banyak, atau bahkan jumlah pemain yang didatangkan sama dengan musim perdananya? Sejauh ini, baru Victor Lindelof yang diamankan jasanya untuk merapat ke Old Trafford. Dan mengingat Jose melakukan empat transfer di tahun pertamanya, menarik melihat bagaimana ia bergerak di bursa transfer musim panas nanti.

Baca juga: Victor Lindelof: Kepingan yang Dibutuhkan Lini Belakang Manchester United

***

Satu hal yang pasti. Jose selalu melakukan segala sesuatunya lebih baik di musim kedua di mana pun ia melatih. Di musim keduanya di Internazionale, selain berhasil mempertahankan Scudetto, Jose juga berhasil mempersembahkan gelar juara Coppa Italia dan Liga Champions. Sekaligus membuat Internazionale menjadi tim Italia pertama yang meraih treble.

Sementara musim keduanya di Real, Jose berhasil membawa kembali trofi juara La Liga setelah lima musim terus didominasi oleh Barcelona. Di musim kedua pada periode keduanya bersama Chelsea pun Jose berhasil membawa kembali trofi Liga Primer Inggris setelah empat tahun lamanya didominasi tim asal Manchester.

Mungkin pergerakan United di bursa transfer akan adem ayem seperti tren yang terjadi di musim kedua setiap Jose menangani sebuah klub, tapi tren juga menunjukan bahwa Jose selalu membawa timnya ke tingkat yang lebih baik di musim keduanya. Jadi rasanya para penggemar United mestinya tidak perlu terlalu risau dengan pergerakan tim mereka di bursa transfer musim panas nanti.

Author: Aun Rahman (@aunrrahman)
Penikmat sepak bola dalam negeri yang (masih) percaya Indonesia mampu tampil di Piala Dunia