
Pesona pemuda di pekan terakhir
Serie A dikenal sebagai liga yang sering mengandalkan pemain tua di skuatnya, sehingga kesempatan pemain muda untuk berkembang kurang mendapatkan tempat. Namun, musim ini banyak pemain muda yang mendapat tempat utama di klub-klub Italia. Gianluigi Donnarumma, Mattia Caldara, Andrea Belotti, Roberto Gagliardini, Federico Chiesa, Giovanni Simeone, hingga Balde Keita menjadi rising star musim ini. Mereka menampilkan penampilan bagus dan konsisten yang mampu menarik minat tim-tim besar untuk mendapatkannya musim depan.
Bahkan rekor terkait pemain muda juga pecah musim ini. Moise Kean, pemuda asal klub Juventus, menyita perhatian ketika dirinya dimainkan Massimiliano Allegri pada partai melawan Pescara. Dengan tampil di pertandingan tersebut, Moise Kean mencatatkan namanya sebagai pemain kelahiran tahun 2000 pertama yang bermain di Serie A.
Tak hanya itu, di giornata terakhir Serie A melawan Bologna, Kean kembali diturunkan oleh Allegri. Bahkan, Kean berhasil mencetak gol di menit akhir babak kedua. Gol tersebut spesial karena menjadikan Kean sebagai pencetak gol termuda di Serie A saat itu. Namun, rekor Kean tersebut tak bertahan lama karena selang kurang dari 24 jam kemudian, ada seseroang pemuda lain yang memecahkan rekornya. Adalah Pietro Pellegri, seorang pemuda asal Genoa. Di partai yang mejadi farewell Francesco Totti tersebut, Pellegri sempat membuat publik Roma terhenyak saat dia mencetak gol di sentuhan pertamanya pada menit ke-3. Gol yang membuat dia dinobatkan sebagai pencetak gol termuda Serie A.
Begitulah, kawan-kawan pencinta calcio. Serie A musim 2016/2017 memang sudah berakhir, namun beberapa fakta di atas masih dapat kita ceritakan di masa-masa depan sebagai pengingat bahwa tahun ini, stigma Serie A yang membosankan sudah harus dibuang jauh-jauh dari kompetisi kasta teratas sepak bola Italia ini.
Forza Italia!
Author: Faizal Dwi Aulia (@Faiz_DA)
Pengasuh @SerieA_Lawas, penikmat segala hal tentang Italia terutama sepak bolanya