Suara Pembaca

Rekapitulasi Serie A 2016/2017

Crotone

Misi salvezza sukses Crotone

Menempati peringkat dua Serie B musim sebelumnya, membuat Crotone berhak promosi ke Serie A untuk pertama kalinya musim ini. Perubahan pun terjadi di skuat Crotone, Davide Nicola ditunjuk sebagai pelatih baru. Namun, perubahan tersebut masih belum mampu membuat Crotone diperhitungkan. Bersama Pescara dan Palermo, Crotone memang diprediksi bakal kembali degradasi ke Serie B. Hal itu nampak akan menjadi kenyataan karena hingga akhir Maret 2017, Crotone hanya mampu meraih 14 poin dan terpaut 8 poin dari batas aman degradasi.

Nampaknya, dewi fortuna masih menginginkan Crotone eksis di Serie A. Setelah kalah dari Fiorentina pada pekan ke-29, performa Crotone sangat impresif. Tujuh laga dijalani tanpa pernah kalah, di antaranya menang lawan Internazionale Milan dan seri lawan AC Milan, hingga kemudian dikalahkan Juventus yang memastikan Bianconeri meraih Scudetto pada pekan ke-37.

Klimaksnya, pada pekan ke-38, persaingan menghindari jurang degradasi tinggal menyisakan dua klub saja, Crotone dan Empoli, dengan Empoli unggul satu angka di atas Crotone. Di atas kertas, Crotone diprediksi bakal terdegradasi karena harus melawan sang finalis Coppa Italia musim ini, Lazio, sementara Empoli menghadapi Palermo yang lebih dahulu divonis degradasi. Di sinilah keajaiban itu terjadi, dua gol dari Andrea Nalini dan satu gol Deigo Falcinelli hanya mampu dibalas satu gol Ciro Immobile. Sementara di tempat lain, Empoli secara mengejutkan menyerah 2-1 atas Palermo. Hasil ini membuat Crotone lolos dari jurang degradasi dan bisa menjalani musim keduanya di Serie A musim depan. Salvezza yang dramatis bagi debutan Serie A tersebut.