Turun Minum Serba-Serbi

Stadion-stadion Eropa yang Dilengkapi Masjid di Dalamnya

Tak bisa dimungkiri, agama Islam adalah salah satu fenomena di benua Eropa. Dunia sepak bola juga harus berterima kasih kepada beberapa pemain Muslim yang mewarnai lapangan hijau dengan talenta mereka.

Oleh karena itu, beberapa klub di dunia sudah mengakomodasi kebutuhan umat Muslim untuk beribadah.

Beberapa stadion di Eropa ini sudah dilengkapi dengan fasilitas masjid tempat Muslim beribadah. Berikut ini adalah daftarnya:

BACA JUGA: Kewajiban Menutup Aurat untuk Pemain Muslim Terengganu FC

BACA JUGA: Mane dan Salah, Mengenalkan Islam Lewat Sepak Bola

Allianz Arena (Bayern Muenchen)

Jika rajin membuka-buka YouTube dan kanal media sosial lain, Anda akan menyaksikan masjid milik klub Bayern Muenchen ini sedang dibahas di mana-mana.

Inisiatif membangun masjid di Allianz Arena dimulai oleh pemain beragama Islam asal Prancis, Franck Ribery, pada tahun 2011.

Ribery mulanya hanya mengusulkan sebuah ruangan kecil yang bisa dipergunakan untuk beribadah. Di luar dugaan, manajemen Bayern menyambut baik usulan tersebut dan merencanakan untuk membangun sebuah masjid.

Kini, masjid tersebut sudah berdiri menjadi bagian Allianz Arena sebagai apresiasi atas kontribusi para pemain beragama Islam yang dimiliki Bayern. Tak hanya para pemain, para suporter dan pengunjung stadion pun bisa beribadah di sana.

Foto: Getty Images

Etihad Stadium (Manchester City)

Sebagai sebuah klub yang dimiliki seorang miliuner beragama Islam, wajar jika Manchester City memiliki fasilitas masjid di dalam stadion mereka.

Etihad Stadium yang didirikan pada 2003 dan direnovasi pada awal 2010-an ini memang sudah sering menjadi tempat berlaga para pemain Muslim, dari Samir Nasri hingga Edin Dzeko.

Sepertinya, kebutuhan seputar fasilitas beribadah memang merupakan salah satu kebutuhan utama bagi klub ini, mengingat salah satu target pasar Manchester City adalah Timur Tengah dan Asia Tenggara yang memiliki banyak penduduk Muslim.

Foto: Getty Images

Kazan Arena (Rubin Kazan)

Yang satu ini berada di semenanjung Rusia. Kazan Arena, kandang klub Rusia, Rubin Kazan, juga dilengkapi dengan sebuah masjid.

Manajemen klub ini memutuskan untuk membangun masjid tersebut di stadion karena mayoritas penduduk kota ini adalah Muslim. Stadion yang diresmikan pada bulan Juli 2013 ini juga menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2018 di Rusia.

St James' Park (Newcastle United)

Keberadaan fasilitas masjid di klub yang satu ini sudah banyak yang tahu. Ini berawal dari awal dekade 2010-an ketika beberapa pemain beragama Islam sanggup mendatangkan posisi terhormat bagi klub kota Newcastle ini.

Mereka adalah Papiss Cisse, Cheick Tiote, Hatem Ben Arfa, Moussa Sissoko, Mehdi Abeid, dan Demba Ba.

Meski mengusung nama St. James seorang figur suci di agama Kristen sebagai nama stadionnya, ternyata tak menghalangi manajemen Newcastle dan para pengurus stadion untuk memberi ruang beribadah bagi para pemain Muslim.

Ewood Park (Blackburn Rovers)

Tak terbatas pada klub-klub di kasta teratas, masjid juga menjadi fasilitas tambahan di kandang Blackburn Rovers. Stadion Blackburn, Ewood Park, punya masjid sekaligus gereja di dalamnya.

Manajemen stadion ini tampaknya sengaja ingin memfasilitasi para suporter yang memiliki latar belakang agama beragam. Mereka paham betul bahwa agama sangat berpengaruh besar terhadap mentalitas para pemain.

Macron Stadium (Bolton Wanderers)

Sebelum Blackburn Rovers, inisiatif ini lebih dulu dilakukan Bolton Wanderers. Stadion Bolton, Macron Stadium, memiliki masjid di sejak diresmikan pada 1997.

Selain fasilitas ibadah, stadion berkapasitas 28.723 orang ini juga memiliki beberapa fasilitas jempolan lain, seperti beberapa hotel di sekitar kompleks stadion.