Eropa Inggris

Pratinjau Laga Leeds United vs Manchester City 2020/21: Ambisi Menaklukkan Elland Road

Malam minggu 3 Oktober 2020 ini para pecinta Liga Primer Inggris 2020/21 akan disuguhkan laga sarat gengsi yakni laga Leeds United vs Manchester City yang akan disiarkan di Mola TV melalui tautan berikut ini atau melalui NET. TV secara free to air pukul 23:30 WIB.

Laga Leeds United vs Manchester City sejatinya akan menjadi panggung bagi dua sosok pelatih kawakan, Marcelo Bielsa dan Pep Guardiola, dan menjamin pertunjukan atraktif sepanjang kurang lebih 90 menit. Terlebih bagi The Cityzens yang berambisi mengakhiri Liga Primer musim 2020/21 dengan status juara.

Maklum laga ini akan menjadi laga ketiga bagi Sergio Aguero dan kawan-kawan di musim ini. Terlebih City baru saja dilumat Leicester City dengan skor mencolok 2-5 di Etihad Stadium. Sementara The Peacocks tampil tancap gas dengan dua kemenangan beruntun di dua laga terakhir mereka di kasta tertinggi.

Setelah menelan kekalahan dari sang juara bertahan, Liverpool, Leeds United bangkit dan melibas Fulham dan Sheffield United di dua game week sebelumnya dan kini bercokol di posisi ketujuh klasemen sementara. Lantas fakta menarik apa yang tersembunyi jelang laga Leeds United vs Manchester City di Liga Primer Inggris musim 2020/21 ini?

 

Ambisi Menaklukkan stadion Elland Road

Dalam lima pertemuan terakhir keduanya di Liga Primer Leeds berhasil memenangkan tiga di antaranya, termasuk dua laga terakhir di stadion Elland Road pada 17 Agustus 2002 dan 22 Maret 2004. Terakhir kali City bisa menang di Elland Road sudah terjadi sekitar 20 tahun yang lalu.

Di laga yang dimainkan pada 5 September 2000 tersebut Steve Howey dan Gerard Wiekens berhasil mencetak gol jelang babak pertama usai sebelum diperkecil lewat gol Lee Bowyer di awal babak kedua yang membuat laga berakhir 1-2 untuk kemenangan tim tamu.

Namun melihat kualitas pemain yang dimiliki Manchester City hari ini, di atas kertas misi menaklukkan stadion Elland Road sesungguhnya bukan hal sulit.

Ada pun kemenangan terakhir City atas Leeds di era Liga Primer terjadi pada 11 Januari 2003 saat The Cityzens masih bermain di stadion Maine Road. Gol Harry Kewell di akhir laga tak cukup membawa The Peacocks yang bertabur bintang kala itu menggilas tuan rumah yang sudah unggul lewat gol Shaun Goater dan Niclas Jensen.

 

Sudah lebih dari lima tahun kedua tim tak pernah bertemu

Laga Leeds United vs Manchester City di musim 2020/21 pada Sabtu (3/10) malam nanti akan menjadi pertemuan pertama keduanya  di semua ajang sejak keduanya terakhir bentrok di final FA Cup 2013 dimana The Cityzens berhasil meluluhlantakkan The Peacocks dengan skor 4-0.

Lebih jauh lagi, bahkan ini akan menjadi pertemuan pertama Leeds United vs Manchester City di level Liga Primer Inggris sejak 16 tahun terakhir.

 

Ujian dari tim promosi

Menariknya Manchester City hanya kalah sekali dalam 31 laga melawan tim promosi (dimana 25 di antaranya berakhir dengan kemenangan) dan nahasnya kekalahan tersebut terjadi musim lalu oleh Norwich yang menjadi juara divisi Championship musim sebelumnya.

Lantas akankah Leeds kembali memberikan mimpi buruk seperti yang dilakukan The Canaries?

Andaikan ya, Leeds pun bisa saja terdegradasi kembali seperti Norwich yang di akhir musim kemarin menjadi pesakitan dan kembali terlempar ke kasta kedua. Namun yang pasti Marcelo Bielsa kini mengincar tiga kemenangan beruntun Leeds United di level Liga Primer, dimana terakhir kali The Peacocks mencatatkan hasil ini di Januari 2003.

Jaminan hujan gol di laga Leeds United vs Manchester City

Kendati Marcelo Bielsa dan Pep Guardiola dikenal dengan sosok yang doyan memainkan sepak bola menyerang, laga di malam minggu (3/10) nanti akan dijamin hujan gol bukan hanya karena tingginya intensitas serangan kedua tim tapi mudahnya lini pertahanan kedua tim dibobol.

Jelang laga Leeds United vs Manchester City di Liga Primer Inggris 2020/21, tuan rumah setidaknya sudah kebobolan tujuh gol. Ketujuhnya didapatkan di dua laga awal kontra Liverpool dan Fulham, dimana Bielsa memainkan 4 bek di depan penjaga gawang muda asal Prancis, Illan Meslier, termasuk pemain keturunan Indonesia Pascal Struijk.

The Peacocks baru berhasil melakukan nirbobol pertamanya musim ini di game week sebelum laga Leeds United vs Manchester City ini saat menghadapi Sheffield United. Eksperimen tiga bek dalam formasi 3-1-4-2 yang diracik pelatih asal Argentina tersebut berbuah kemenangan berkat sebiji gol yang dicetak Patrick Bamford dua menit jelang akhir laga.

Sementara tim tamu, Manchester City, bahkan memiliki agresivitas gol yang lebih rendah dibanding tuan rumah. Bahkan kekalahan besar kontra Leicester City di game week sebelum laga Leeds United vs Manchester City ini jumlah kebobolannya lebih banyak dibanding kebobolan mereka saat kalah dalam 11 laga liga terakhir.

Sejak Desember 2018 sendiri anak asuh Pep Guardiola ini belum pernah kalah back to back di level Liga Primer Inggris. Akankah hal tersebut mampu dipatahkan The Peacocks kala menyambut tamu dengan skuad mewahnya di Elland Road malam ini?