Inggris Berita

Tampil Buruk bersama MU, Jesse Lingard: Saya Kehilangan Diri

Gelandang Manchester United, Jesse Lingard, mengaku bahwa Liga Inggris musim 2019/2020 berjalan begitu sulit baginya.

Pemain 27 tahun tersebut mengaku telah kehilangan dirinya baik di dalam maupun luar lapangan. 

“Musim ini menjadi musim yang sulit. Saya kehilangan diri sebagai pemain dan individu, tapi saya menolak menyerah karena saya tahu betul siapa saya,” terang gelandang Timnas Inggris tersebut dalam akun Instagramnya pada Selasa (28/7).

BACA JUGA: Usai Jeda Pandemik COVID-19, 4 Klub Eropa Ini Melaju Kencang

Dalam unggahannya tersebut, Lingard juga menjelaskan bahwa ia paham bagaimana frustrasinya para fans United melihat penampilannya yang tak kunjung membaik. 

Pemain bernomor punggung 14 itu menyatakan kesediaannya untuk berlatih lebih keras guna mencapai potensinya. Ia juga menyatakan rasa cintanya untuk United, tidak akan pernah berubah.

View this post on Instagram

Im starting with the man in the mirror im asking him to change his ways. This season has been difficult for so many reasons. I lost who I was as a player and person, but I never wanted to give up, I knew who I really was on and off the pitch and knew that having been there before I could get there again. This meant working harder than I’d ever done before and trusting in those around me that they knew how to best help me achieve that. I know the fans have been frustrated but in all this time my love for this club and everyone connected to it has never left me. This team, this club is my family and I will continue to keep working harder than ever to help this team achieve its goals. ❤️🔴🙏🏾 #MUFamily

A post shared by JLingz👑 (@jesselingard) on

Beberapa waktu lalu, Lingard mengakui bahwa penampilan buruknya didasari karena alasan keluarga di mana terdengar kabar bahwa ibu Lingard sedang menjalani perawatan atas sakitnya, yang membuat pemain 27 tahun itu harus mengurus saudara-saudaranya.

Hal ini sempat disampaikan Lingard akhir tahun lalu bahwa peristiwa itu sedikit banyak mengganggu fokusnya sebagai pesepak bola, dan berimbas pada penampilannya yang melempem. 

Lingard juga mendapat kritikan pedas dari salah seorang komentator BeIn Sports pada Januari lalu kala ia tampil buruk saat United takluk 0-2 dari Arsenal. 

Dilansir dari Sportbible, Rabu (1/1) lalu, salah satu pemandu pertandingan United vs Arsenal mengatakan, “Jika saya adalah manajer, saya akan mengirim Jesse Lingard pulang di babak pertama. Dia tidak menciptakan peluang untuk Manchester United, dia hanya mengambil ruang di lapangan.”

BACA JUGA: Serba Serbi Pekan Terakhir Liga Inggris

Tak sampai di situ, Lingard juga mendapat banyak kecaman dari fans United di media sosial, yang mayoritas dari mereka tak menginginkan Lingard berada di skuat United. 

Pada musim ini di Liga Inggris, Lingard mentas di 22 pertandingan Setan Merah dengan 13 pertandingan masuk sebagai starter. Statistiknya pun tak mengesankan dengan hanya mencetak satu gol dan nihil asis. Catatan yang horor untuk posisi gelandang serang. 

Selain itu, Lingard juga tampil di beberapa pertandingan Piala FA dan Piala Europa bagi The Red Devil dengan statistik yang tak jauh berbeda seperti penampilannya di Liga Inggris, minim kontribusi. 

Penampilan buruk Lingard memperkuat potensi dirinya untuk terdepak dari skuat Ole Gunnar Solskjaer musim depan.

Kontrak yang akan usai musim panas tahun depan mau tak mau membuat United harus melepasnya musim panas ini, agar Lingard tak hengkang secara gratis.

Pemain yang menjalani debut Liga Inggris pada tahun 2014 itu Januari lalu juga sudah menunjuk super agen Mino Raiola (yang juga merupakan agen dari rekan satu timnya, Paul Pogba), untuk memperbesar kans dirinya segera angkat kaki dari Old Trafford musim panas ini. 

BACA JUGA: Diego Forlan, Karier di Tiga Benua dan Cult Hero Manchester United

BACA JUGA: Rotasi Penyerang, Kunci Treble Winners Manchester United 1998/1999

BACA JUGA: Apakah Manchester United Masih Memerlukan Paul Pogba?