Turun Minum Serba-Serbi

Para Pemain Hebat yang Menjelma Jadi Pelatih Hebat

Musim 2019/2020 sebentar lagi dimulai. Salah satu berita transfer yang menarik perhatian adalah kepindahan Wayne Rooney ke Derby County. Wazza yang akan pulang ke Inggris dari DC United di awal 2020 mendatang, akan menjadi player-manager di klub berjuluk The Rams tersebut. Akankah ia mengikuti langkah para pemain hebat yang menjelma jadi pelatih hebat?

Istilah player-manager pernah menjamur di Liga Inggris terutama di medio 1980-an hingga 1990-an. Salah satu kisah yang tersohor mungkin datang dari kota London saat Chelsea mendatangkan Ruud Gullit dari Sampdoria di awal musim 1995/1996. Gullit lantas menjadi pelatih Belanda pertama di Liga Primer saat menggantikan posisi Glenn Hoodle semusim berikutnya.

Uniknya setelah sukses menorehkan prestasi sebagai pelatih asing pertama yang mampu memenangkan Piala FA di tahun 1997, Gullit yang bersitegang dengan chairman Ken Bates dan akhirnya meninggalkan The Pensioneers. Tebak siapa yang menjadi suksesornya? Tak lain dan tak bukan salah satu pembeliannya di musim 1996/1997, Gianluca Vialli.

Sama seperti Gullit, Vialli yang menjalani status player-manager mampu memboyong dua gelar bersama Chelsea yakni gelar dobel Piala Liga Inggris dan Piala Winners UEFA di tahun 1998, serta Piala FA 2000. Di Liga Primer Inggris musim ini, ada dua sosok legenda Chelsea yang melanjutkan karier sebagai pelatih.

Kemudian Frank Lampard, gelandang visioner di eranya, kini resmi menjadi pelatih kepala Chelsea setelah jalani musim sukses di Derby, tim yang akan dituju Wazza setelah musim 2019 MLS berakhir .

Selain Lampard, ada pula John Terry yang saat ini menjadi asisten pelatih Dean Smith di klub promosi, Aston Villa. Terry menjalani status tersebut usai pensiun di klub yang didukung oleh Pangeran Williams tersebut Oktober silam.

Previous
Page 1 / 3