Berita Nasional

Bali United Lepas Sebagian Saham ke Publik

33,33% modal atau senilai Rp 2 miliar dilepas Bali United ke publik pada hari ini (26/4). Serdadu Tridatu melakukannya melalui penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO).

Penyelenggaraan IPO dilakukan di Bali United Cafe, Stadion Kapten I Wayan Dipta, pukul 13.00-15.00 WITA. Pihak perseroan menunjuk dua penjamin pelaksana emisi efek, yaitu PT. Kresna Sekuritas dan PT. Buana Capital Sekuritas Indonesia yang merupakan broker terafiliasi.

Masa penawaran awal ke publik ini dilakukan Bali United mulai 26 April sampai 7 Mei mendatang. Kemudian pada 15 Mei, diperkirakan akan menjadi tanggal pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Untuk masa penawaran umumnya dilakukan pada 17-21 Mei 2019.

Harga saham Bali United di pasar perdana ditawarkan pada harga Rp 140-170 per unit. Dari banderol tersebut, runner-up GOJEK Traveloka Liga 1 2017 ini diperkirakan dapat mendapat dana segar dari publik mencapai Rp 280 miliar – Rp 340 miliar.

Baca juga: Pesona Bali United Bagi Pemain dan Pelatih Asing

Dilansir dari CNBC Indonesia, dana itu akan dipakai untuk pengembangan bisnis BOLA, yang mencakup tiga segmen. Pertama adalah manajemen klub sepak bola profesional (meliputi akademi usia muda dan penjualan merchandise), sport agency (meliputi sponsorship dan pengadaan video streaming pertandingan), dan kafe atau restoran.

Dengan IPO yang dilakukannya ini, Bali United resmi menjadi klub pertama di Asia Tenggara yang melepas sebagian sahamnya ke publik. Kemudian untuk skala Asia, klub yang berbasis di Pulau Dewata ini adalah yang kedua setelah Guangzhou Evergrande.

Baca juga: Mari Berkenalan Lebih Dekat dengan Dallen Doke