Nasional Bola

Penjelasan tentang Peringkat Bali United dan Bhayangkara FC di Klasemen Liga 1 2018

Persoalan yang sama kembali terjadi, dan lagi-lagi melibatkan tim yang sama. Bali United dan Bhayangkara FC, dua kesebelasan yang musim lalu terlibat polemik peringkat di klasemen dalam penentuan gelar juara, musim ini kembali menghadapi persoalan serupa tapi tak sama.

Di klasemen Go-Jek Liga 1 2018 pekan 20, Bali United dan Bhayangkara FC mengoleksi poin sama. 32 angka yang dikumpulkan kedua kesebelasan menempatkan Bali United di peringkat 3 dan Bhayangkara FC di posisi 5. Serdadu Tridatu berhak berdiri lebih tinggi, tidak seperti musim lalu.

Klasemen sementara Go-Jek Liga 1 hingga pekan 20. __ #GoJekLiga1 #Liga1KitaSatu

A post shared by Go-Jek Liga 1 (@liga1match) on

Banyak orang yang mempertanyakan penentuan peringkat ini. Ada yang mengatakan PT. Liga Indonesia Baru (LIB) tidak konsisten menerapkan regulasi penentuan peringkat jika poin klub sama, ada pula yang curiga ada udang di balik batu mengenai “pemberian” pucuk klasemen pada Bhayangkara FC musim lalu.

Baca juga: Perombakan Komdis dan Komite Wasit. Menuju Liga Indonesia yang Lebih Baik (?)

Berkaitan dengan persoalan tersebut, Football Tribe Indonesia coba menengahi dengan memberikan penjelasannya.

Seperti yang tertera di klasemen Liga 1 2018 pekan 20, ada tiga tim yang mengumpulkan 32 poin. Selain Bali United dan Bhayangkara FC, ada Barito Putera di tengahnya. Artinya, penentuan peringkat kali ini tidak hanya melibatkan dua tim seperti di tikungan akhir musim lalu.

Aturan yang diberlakukan PT. LIB musim ini masih sama dengan musim lalu. Untuk menentukan peringkat di klasemen jika jumlah poin yang dikoleksi klub sama, maka yang pertama dilihat adalah head-to-head, kedua yaitu selisih gol, ketiga yakni jumlah gol yang dicetak, dan apabila tetap sama hasilnya maka dilakukan undian.

Di klasemen kali ini, Bali United, Barito Putera, dan Bhayangkara FC memiliki head-to-head sama, dengan kata lain saling mengalahkan sebelum kembali berjumpa di putaran kedua. Berikut ini adalah rinciannya:

Bali United

2-0 vs Barito Putera (menang)

2-3 vs Bhayangkara FC (kalah)

Barito Putera

0-2 vs Bali United (kalah)

3-1 vs Bhayangkara FC (menang)

Bhayangkara FC

1-3 vs Barito Putera (kalah)

3-2 vs Bali United (menang)

Dari hasil-hasil pertandingan tersebut, bisa disimpulkan ketiga klub sama-sama mengumpulkan tiga poin dari head-to-head masing-masing. Nah karena head-to-head seimbang, maka peringkat ditentukan dari melihat selisih gol. Di sinilah perbedaannya.

Bali United memiliki selisih gol lebih baik ketimbang Barito Putera dan Bhayangkara FC. Serdadu Tridatu surplus satu gol, hasil dari 4 gol yang dicetak dan 3 kemasukan yang diderita. Sementara itu Barito Putera selisih golnya 0 (nol), sedangkan Bhayangkara FC defisit satu gol.

Berdasarkan penghitungan tersebut, maka benar jika kali ini Bali United yang berada lebih tinggi dari Bhayangkara FC. Artinya, PT. LIB masih konsisten menerapkan peraturannya dalam penentuan peringkat. Walaupun memang sistem head-to-head di sebagian besar liga top Eropa hanya dipakai sebagai pertimbangan ketiga, setelah poin dan selisih gol.

Baca juga: Penjelasan tentang Kasus Mitra Kukar dan Bhayangkara FC