Turun Minum Video

Awal Musim Go-Jek Liga 1 2018: Parade Gol Kontroversial

Baru memasuki pekan 10 Go-Jek Liga 1 2018, permasalahan klasik ini sama sekali belum menghilang. Kesalahan wasit memutuskan sah atau tidaknya gol seringkali berujung parade gol kontroversial. Di awal musim ini saja sudah ada tujuh kontroversi gol, dari yang seharusnya sah tapi dianulir, atau sebaliknya.

Tak hanya itu, proses terjadinya gol juga beberapa kali menjadi pangkal perdebatan, karena tak jarang berdampak besar pada hasil akhir pertandingan. Berikut adalah tujuh kontroversi gol yang terjadi di Go-Jek Liga 1 2018 awal musim ini:

Gol ‘Tangan Tuhan’ Diego Assis

😎

A post shared by Ismed Sofyan (@ismedsofyan14) on

Kejadian terbaru dari gol kontroversial di Liga 1 musim ini. Dalam laga Persela kontra Persija, gol pertama Persela yang tercatat atas nama Diego Assis disahkan wasit, padahal Diego terlihat melakukan handball. Bahkan ada sebuah foto yang sangat jelas memperlihatkan bahwa Diego mencetak gol dengan tangannya.

Gol onside Dendy Sulistyawan

BHAYANGKARA PROTES Bhayangkara FC pagi tadi melayangkan protes resmi kepada PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB). Hal ini dipicu keputusan asisten wasit 2, Asprianto, asal Sumatra Barat pada laga tandang melawan Sriwijaya FC di Stadion Jakabaring kemarin Asprianto dianggap salah mengambil keputusan ketika mengangkat bendera tanda Herman Dzumafo sudah dalam posisi offside, sebelum gol yang dicetak Dendy Sulistyawan dari luar kotak penalti terjadi. Manajer Bhayangkara FC, Sumardji, mengungkapkan pihaknya akan melayangkan protes kepada PSSI dan PT Liga Indonesia Baru selaku operator kompetisi untuk mengambil keputusan tegas atas kesalahan yang dilakukan Asprianto. "Kami memprotes keras keputusan wasit, kami juga meminta PSSI dan PT LIB menghukum tegas dan keras atas perbuatan mereka," kata Sumardji kepada Bola.com. Selain mengirimkan surat, manajemen Bhayangkara FC akan menyertakan bukti berupa screenshot yang menunjukkan posisi Dzumafo onside, plus potongan rekaman proses gol itu tercipta. Dalam tayangan tersebut menunjukkan Dzumafo berdiri sejajar dengan pemain paling belakang Sriwijaya FC saat bola itu diumpan ke Dzumafo. Meski tak mengubah skor, Bhayangkara FC berharap setidaknya dengan protes ini, ke depan wasit dan asisten wasit yang bertugas lebih jeli dalam mengambil keputusan sehingga tidak ada tim yang dirugikan (bola.com) Memang ini seharusnya gol murni Bhayangkara FC #bhayangkara #bhayangkarafc #polisi #liga1 #protes #wasit

A post shared by Pengamat Sepakbola 🔵 (@pengamatsepakbola) on

Ini terjadi di pertandingan Sriwijaya FC lawan Bhayangkara FC pada pekan 8. Saat itu ada sebuah gol dari Bhayangkara FC yang dianulir, dengan alasan bahwa Herman Dzumafo lebih dulu terperangkap offside sebelum bola liar disambar Dendy. Namun dalam tayangan ulang terungkap tidak ada satupun pemain tim tamu yang offside.

Gol offside Lerby Eliandry

Sementara itu di pekan yang sama dengan dianulirnya gol Dendy Sulistyawan, gol Lerby Eliandry ke gawang Persebaya justru disahkan wasit, padahal penyerang Borneo FC tersebut berada di posisi offside. Gol itu berdampak sangat besar di pertandingan, karena menjadi penyama kedudukan dengan skor 2-2 di menit akhir.

Gol tendangan bebas Guy Junior

https://www.youtube.com/watch?v=M116oJQVAmc

Masih dari Borneo FC, di pekan berikutnya mereka justru mendapat musibah. Berawal dari duel Azamat Baimatov dan Ferdinand Sinaga yang minim kontak fisik, wasit kemudian meniup peluit tanda pelanggaran. Tendangan bebas didapat PSM, dan dikonversi jadi gol kemenangan oleh Guy Junior. Cuplikannya bisa dilihat di menit 3:24.

Gol onside Johan Alfarizie

https://www.youtube.com/watch?v=bg_QgQzn8WY

Ini juga terjadi di pekan 9 kemarin. Dalam laga Bali United kontra Arema FC, Johan Alfarizie yang berlari di posisi onside justru dianulir golnya karena dianggap offside. Keputusan wasit ini juga berdampak besar pada hasil pertandingan, karena andai gol Alfarizie disahkan, Arema bisa membawa pulang satu poin dari Stadion Dipta.

Gol Hendra Bayauw di Derbi Mahakam

Mirip dengan peristiwa Frank Lampard di Piala Dunia 2010. Bola tendangan Bayauw mengenai tiang Borneo FC lalu memantul ke dalam, tapi kemudian keluar dari gawang. Dari tayangan ulang terlihat bola sudah melewati garis gawang, tapi tidak disahkan wasit. Mungkin saatnya Liga 1 memakai Goal Line Technology?

Gol penalti Ezechiel N’Douassel lawan Persipura

Awal mula penalti yang menjadi perdebatan. Tekel Anis Tjoe terlihat sama sekali tidak mengenai Ezechiel, tapi wasit justru menunjuk titik putih tanda pelanggaran di kotak terlarang. Cuplikan terjadinya penalti kontroversial tersebut bisa dilihat di menit 7:20 dalam video highlight di atas.