Stadion Giuseppe Meazza menjadi arena pertempuran antara Internazionale Milano dan Lazio, kala bersua dalam giornata terakhir di paruh pertama Serie A musim kompetisi 2017/2018. Laga ini sendiri dipadati oleh 60 ribu pasang mata.
Sama-sama mengincar hasil positif, baik Luciano Spalletti di kubu tuan rumah ataupun Simone Inzaghi di pihak tamu, menurunkan skuat terbaiknya pada pertandingan ini.
Selepas sepak mula di babak pertama, laga berlangsung dengan tempo sedang. Kedua tim bergantian melancarkan serangan guna membobol gawang lawan terlebih dahulu.
Seperti pakem yang menjadi andalannya selama ini, I Nerazzurri amat menggantungkan serangan mereka dari kedua sayap, Antonio Candreva di kanan dan Ivan Perisic di kiri.
Tak berbeda jauh, Gli Aquilotti juga menggunakan gaya yang nyaris serupa karena punya Senad Lulic dan Adam Marusic sebagai wingback dalam formasi 3-5-2. Namun keduanya seringkali dibantu oleh Sergej Milinkovic-Savic dan Luis Alberto yang kerap memberi ancaman lewat penetrasi di area tengah.
Namun nahas bagi kedua tim, sejumlah percobaan yang mereka lakukan di babak pertama tak ada yang membuahkan hasil. Kedua kesebelasan pun harus puas dengan skor kacamata di 45 menit pertama.
Di babak kedua, Inter masih lebih banyak memegang bola tapi hal itu gagal dimanfaatkan dengan paripurna karena mereka sangat kesulitan membongkar pertahanan Lazio.
Kondisi tersebut memberi asa lebih bagi tim tamu karena kebuntuan I Nerazzurri di sektor depan kerapkali digunakan untuk mengirim serangan balik cepat. Sialnya, beberapa kesempatan emas yang didapatkan oleh Gli Aquilotti acapkali mentah di tangan Samir Handanovic yang tampil gemilang.
Sebetulnya anak asuh Inzaghi berpeluang mendapat tendangan penalti di pertengahan babak. Ketika itu, Ciro Immobile yang menguasai bola sedang berupaya untuk melepas umpan tarik kepada rekan-rekannya yang ada di depan jala Handanovic. Namun bola kirimannya membentur kaki dan tangan Milan Skriniar.
Pada awalnya, pengadil lapangan telah menunjuk titik putih. Tapi keputusan itu dianulirnya beberapa saat kemudian setelah melihat tayangan ulang melalui Video Assistance Referee (VAR).
Di menit-menit akhir pertandingan, intensitas laga justru semakin meningkat. Kedua tim terlihat begitu bernapsu untuk mencetak gol. Sayang, hingga wasit meniup peluit panjang, tak ada gol yang tercipta sehingga kedua tim harus puas berbagi satu angka.
Hasil ini sendiri membuat posisi kedua tim di tabel classifica tidak berubah. Inter yang masih paceklik kemenangan dalam empat laga Serie A pamungkas ada di posisi tiga dengan koleksi 41 poin. Sedangkan Lazio menempati peringkat lima hanya via torehan 37 angka.
Author: Budi Windekind (@Windekind_Budi)
Interista gaek yang tak hanya menggemari sepak bola tapi juga american football, balap, basket hingga gulat profesional