Eropa Inggris

Tekad Alvaro Morata Pecahkan Kutukan Nomor 9 Chelsea

Kostum nomor 9 di sepak bola identik dengan penyerang-penyerang haus gol. Beberapa penyerang terbaik di dunia saat ini seperti Luis Suarez, Robert Lewandowski, Romelu Lukaku, dan Karim Benzema, mengenakan angka 9 sebagai nomor di belakang kausnya di klub.

Meskipun begitu, bagi Chelsea, nomor punggung 9 bukanlah nomor yang ramah bagi pemain yang mengenakannya. Bahkan, nomor tersebut dikatakan sebagai nomor kutukan yang membawa pengaruh buruk bagi pemain yang memakainya. Memang sulit untuk berkata sebaliknya, karena Fernando Torres, Radamel Falcao, dan Franco Di Santo adalah bukti sahih bahwa nomor 9 Chelsea membawa ketidakberuntungan. Walaupun begitu, nomor 9 Chelsea yang terbaru, Alvaro Morata, memiliki tekad untuk mematahkan kutukan tersebut.

Mantan pemain Juventus tersebut menyadari bahwa nomor yang kini ia kenakan saat ini tak memiliki riwayat yang baik dengan pendahulunya. Bahkan, beberapa rekannya meminta dirinya untuk tidak mengambil nomor 9 sebagai nomor punggungnya di Chelsea. Namun, Morata bersikukuh untuk mengambil nomor tersebut, dan yakin kutukan nomor 9 tidak akan berpengaruh kepadanya.

“Masalah kutukan ini adalah hal pertama yang saya ketahui ketika bergabung bersama Chelsea,” ujar penyerag utama timnas Spanyol ini dikutip dari Goal.

“Bahkan beberapa rekan saya meminta saya untuk tidak mengambil nomor tersebut karena kutukan itu, namun saya selalu menginginkannya.”

“Saya sudah melakukan beberapa hal untuk menghilangkan kutukan yang dibawa nomor tersebut. Apa yang saya lakukan? Tentu saja rahasia, bila saya beritahu, kutukan itu bisa kembali!”

Sejauh ini, Morata memang berhasil menunjukkan bahwa kutukan itu berhasil ia patahkan. Dari sembilan laga yang telah ia jalani di Liga Primer Inggris, penyerang berusia 25 tahun tersebut mampu melesakkan total enam gol dan tiga asis. Meskipun begitu, Morata gagal mencetak gol dalam enam laga terakhir, dan ia tentu tak ingin memperpanjang kekeringan yang melandanya.

Namun, misi Morata untuk tidak memperpanjang rekor tanpa golnya menemui hambatan besar karena Chelsea akan menghadapi salah satu klub dengan rekor pertahanan terbaik di liga, Manchester United, malam nanti. Bagi Morata, laga ini menjadi sedikit emosional karena ia akan melawan bosnya semasa di Real Madrid, Jose Mourinho. Kepada The Sun, Morata mengungkapkan bahwa ia masih berkomunikasi dengan The Special One, namun, tentunya ia ingin menunjukkan kepada Mourinho bahwa kini ia adalah pemain utama.

Misi Morata untuk mematahkan kutukan nomor 9 baru berjalan 10 persen. Menarik dinanti tentunya, apakah misi yang ia usung berhasil ia selesaikan dengan sempurna, atau justru ia akan mengikuti jejak Torres dan Falcao sebagai korban kutukan nomor 9 Chelsea.

Author: Ganesha Arif Lesmana (@ganesharif)
Penggemar sepak bola dan basket