
Pemain kunci: Wiljan Pluim
Penampilan ‘Super Willy’ Wiljan Pluim sempat mengalami penurunan di akhir paruh pertama musim. Kekhawatiran sempat menyeruak bahwa pemain Belanda ini hanya akan menjadi one-season wonder di Indonesia. Selain itu, gencarnya pemberitaan bahwa dirinya akan menyeberang ke klub lain sepertinya cukup mengganggu konsentrasinya. Beberapa pihak juga menyoroti kenaikan berat badan Pluim yang membuat pergerakannya cenderung melambat.
Namun, Pluim bangkit di putaran kedua dengan mencetak empat gol. Dari total 22 penampilan di musim ini, ia sudah mencetak delapan gol dan delapan asis. Setiap kali mantan pemain Vitesse ini absen, alur serangan PSM menjadi tak beraturan, seperti ketika mereka susah payah menang atas Perseru Serui pada pekan ke-21.
Pertandingan-pertandingan kunci:
Sisa sepuluh pertandingan di putaran kedua akan sangat menegangkan bagi PSM. Selain menghadapi tim kuat Persib Bandung, Hamka Hamzah dan kawan-kawan masih harus menghadapi keempat tim calon juara lainnya.
Laga derby Indonesia timur di Jayapura pada pekan ke-26 akan menentukan apakah Juku Eja bisa mengamankan posisi tiga besar. Boaz Solossa dan kawan-kawan tentu berambisi membalas kekalahan memalukan 1-5 di Stadion Mattoanging pada putaran pertama lalu. Jika minimal mampu menahan imbang Persipura, bisa dibilang jalan PSM akan cukup nyaman di tiga besar.
Laga away ke kandang Bhayangkara FC juga akan terbilang berat. Evan Dimas dan kawan-kawan belum terkalahkan selama putaran kedua ini. Kedatangan mantan pemain depan PSM, Ilija Spasojevic, membuat tim asuhan Simon McMenemy ini semakin berbahaya.
Selain dua lawan di atas, PSM juga harus bersiap menghadapi dua pertandingan pamungkas yang dilaksanakan di kandang mereka. Juku Eja akan ditantang lawan berat, Bali United, sebelum menjajal Madura United. Pelatih Robert Rene Alberts pasti penasaran karena kedua tim ini mempermalukan PSM di putaran pertama lalu, masing-masing dengan skor 3-0 dan 1-0. Jika menyapu bersih empat laga penting ini, juara bukan lagi sekadar impian bagi PSM.
Author: Mahir Pradana (@maheeeR)
Mahir Pradana adalah pencinta sepak bola yang sedang bermukim di Spanyol. Penulis buku ‘Home & Away’.