Nasional Bola

Mempertanyakan Pemanggilan Beny Wahyudi ke Timnas Indonesia

20 nama pemain yang dipanggil Luis Milla untuk laga persahabatan menghadapi Fiji telah diumumkan. Dari nama-nama tersebut, pelatih asal Spanyol itu membuat keputusan tepat dengan memanggil para pemain yang sedang on fire seperti Andritany Ardhiyasa, Alfarizie, Fadil Sausu, dan Slamet Nurcahyo. Akan tetapi, satu pertanyaan mengemuka. Mengapa Luis Milla juga memanggil Beny Wahyudi?

Pertanyaan tersebut muncul di benak saya karena ada dua poin yang dapat disorot dari keputusan Luis Milla ini. Pertama, setelah pagelaran Piala AFF 2016 lalu, pemain berusia 31 tahun ini memutuskan pensiun dari timnas. Beny mengatakan bahwa sudah saatnya ia mundur dari timnas untuk memberi kesempatan pada pemain muda di posisinya.

Kedua, musim ini Beny bukan pemain inti di Singo Edan. Posisinya lebih sering diisi Syaiful Indra Cahya dan beberapa kali Alfarizie juga ditempatkan sebagai bek kanan. Dari 21 laga yang telah dilakoni Arema FC hingga tulisan ini dirilis, Benny baru bermain 13 kali dengan kontribusi yang sangat minim.

Berdasarkan data yang saya dapat dari situsweb Go-Jek Traveloka Liga 1, pemain kelahiran Malang ini hanya memiliki akurasi umpan silang 15 persen dan 47 persen tekel sukses, tanpa satupun asis. Untuk ukuran posisi bek sayap, statistik ini terhitung sangat rendah.

Kalaupun Luis Milla membutuhkan pengalaman dari Beny yang membuat sang pemain harus kembali dari masa pensiunnya, bukankah sebaiknya dilakukan di laga yang lebih genting? Saya tidak bermaksud menyepelekan kualitas Fiji, tapi dilihat dari rekam jejak ranking FIFA tahun ini saja, kualitas tim Garuda berada di atas lawannya ini, apa lagi kita bermain di kandang.

Hingga bulan Agustus 2017, peringkat terbaik Fiji adalah 180, dan kini menempati peringkat 181. Dari enam pertandingan internasional mereka tahun ini, tiga laga berakhir dengan kekalahan, dua pertandingan berakhir imbang, dan hanya satu yang berbuah kemenangan.

Sebaliknya bagi Indonesia, tahun ini kita pernah menempati peringkat 167 pada bulan Maret lalu. Dari tiga pertandingan internasional yang telah dilakoni, hasilnya terbagi rata. Satu kali menang, sekali imbang, dan menelan satu kekalahan.

Previous
Page 1 / 2