
Kemampuan bola mati via sepakan bebas Kouichi Belgira
Badannya kecil, tidak tegap dan terlihat lemah. Namun, pria yang nama depannya berbau Jepang ini memiliki sepakan bebas yang akurat. Selain satu gol yang ia cetak ke gawang Kamboja, bersama Javier Gayoso, pemain ini mendapat jatah bola mati setiap kali Filipina mendapat sepak pojok di sisi kanan pertahanan lawan ataupun saat mendapat sepakan bebas beberapa meter di depan kotak penalti lawan.
Perhatian khusus mungkin lebih kepada kedisiplinan pemain tengah dan belakang Indonesia yang di pertandingan pertama, masih terlalu mudah memberi sepakan bebas bagi lawan. Muhammad Hargianto, yang di laga pertama mengantongi kartu kuning, harus meminimalisir seringnya ia out of position yang memaksanya melakukan pelanggaran untuk menutup pergerakan lawan yang melewatinya.
Baca juga: Tiga Poin yang Perlu Diperbaiki Indonesia Demi Tiga Angka
Lemahnya lini tengah dan lini belakang Filipina
Selain ancaman yang mereka tawarkan dari skema bola mati, negara yang dipimpin Rodrigo Duterte ini masih menyimpan banyak kelemahan. Salah satu yang mencolok, lini belakang mereka yang tampak rapuh dan mudah sekali ditembus bahkan oleh pemain-pemain Kamboja yang kapabilitas tekniknya masih di bawah pemain Indonesia.
Selain dua bek tengah yang tak terlalu tinggi dan tegap (yang tentu saja akan sedikit menguntungkan Marinus Wanewar), deretan gelandang tengah Filipina juga bukan tipikal pemain yang disiplin menjaga kedalaman. Asal sabar dalam melakukan build-up dan rutin melakukan tusukan via sayap seperti yang selama ini diutamakan oleh Luis Milla, Indonesia akan banyak menemukan peluang mencetak gol ke gawang Filipina.
Beberapa yang sering tampak di laga kontra Kamboja, permainan kombinasi satu-dua dari tengah yang dilakukan pemain-pemain Kamboja mudah sekali merusak kerapatan pertahanan Filipina yang memang tidak istimewa. Saddil Ramdani, Osvaldo Haay hingga Febri Haryadi dan Septian David Maulana, dapat memanfaatkan hal ini untuk menerobos masuk ke kotak penalti atau untuk menyediakan peluang gol yang terbuka bagi Marinus atau Ezra Walian.
Walau terlihat misterius dan tak teraba kekuatan seutuhnya, Filipina, selain menyimpan kejutan yang berbahaya bagi Garuda Muda, mereka juga menyimpan kelemahan yang bila tersingkap dengan mudah oleh pemain Indonesia, akan membuat mereka digelontor banyak gol.
Author: Isidorus Rio Turangga (@temannyagreg)
Tukang masak dan bisa sedikit baca tulis