Nasional Bola

Rapor Paruh Musim Liga 1: Sedikit Saran untuk Para Kandidat Turun Kasta

Kredit: Liga 1

Pusamania Borneo FC: Perbaiki lini belakang dan mentalitas tandang

Inilah kandidat terakhir yang saya maksud di awal artikel. Meski dihuni pemain-pemain berkualitas, posisi Borneo sangat jauh dari papan atas, bahkan tengah. Rekor tandang yang sangat buruk membuat Pesut Etam sulit mendongkrak peringkat walau laga kandang selalu dapat dimaksimalkan.

Dari tujuh laga kandang yang dilakoni di putaran pertama, Ponaryo Astaman dan kolega selalu menang dan hanya kebobolan sekali. Prestasi ini berbanding terbalik dengan catatan laga tandang yang tak satupun berbuah tiga poin dari 10 pertandingan dan kemasukan 17 kali. Hanya Mitra Kukar yang memiliki rekor kebobolan tandang yang lebih buruk, yaitu 21 gol.

Lini belakang serta mentalitas tandang harus menjadi perhatian utama Pesut Etam di bursa transfer untuk diperbaiki, mengingat lini depan meereka sudah cukup tajam dengan keberadaan Lerby Eliandry, Terens Puhiri, Shane Smeltz. Juga Flavio Beck yang bisa diandalkan kala mendapat bola mati.

Dua tugas berat menanti Nabil Hussein, sang Presiden klub, di sisa kompetisi, yakni menambal kelemahan tim asuhan Ricky Nelson dan membuat para suporter Pesut Etam mau datang ke stadion untuk mendukung mereka. Jika keduanya gagal dilakukan, jurang degradasi siap melahap klub kaya raya ini dengan nikmat.

Author: Aditya Jaya Iswara (@joyoisworo)
Milanisti paruh waktu yang berharap Andriy Shevchenko kembali muda dan membawa AC Milan juara Liga Champions Eropa lagi.