

Perseru Serui: Maksimalkan laga kandang, parkir bus saat tandang
Silvio Escobar dan kawan-kawan menjadi tim dengan jumlah poin terbanyak di tiga tim terbawah, hanya terpaut enam poin dari zona aman. Kondisi ini jelas lebih ringan daripada yang dialami Persiba dan Persegres. Lalu apa yang bisa dilakukan Cenderawasih Jingga untuk keluar dari jurang degradasi?
Stadion Marora terkenal dengan keangkerannya dan sudah seharusnya Perseru menggunakan kandang mereka untuk mendulang poin penuh, memanfaatkan keletihan yang mendera tim tamu akibat perjalanan jauh ke Serui. Let’s say, Perseru dapat menyapu bersih semua laga kandang, lalu apa selanjutnya?
Tiga poin per dua pekan masih berat untuk mengangkat posisi Perseru ke zona aman, tapi apabila satu poin berhasil diamankan dari partai tandang, kemungkinan untuk turun kasta akan semakin mengecil, dampak dari poin yang terus bertambah alias unbeaten.
Inilah mengapa Perseru sebaiknya melakukan skema parkir bus di laga tandang. Dengan teror psikis suporter fanatik tuan rumah dan jet lag yang dirasakan akibat perjalanan jauh, bermain rapat di lini belakang adalah pilihan yang bijak untuk mengamankan satu poin, karena berisiko kebobolan lebih kecil daripada keluar menyerang.