Eropa Italia

Derby Della Madonnina: Adu Kreativitas Dua Tifosi

6) Curva Sud Milan

Curva Sud membentangkan koreografi ini pada pertemuan pertama di Derby Della Madonnina musim 2012/2013 tanggal 7 Oktober 2012. Koreografi indah ini menggambarkan sesosok iblis dalam balutan kostum AC Milan berwarna putih tengah menginjak dan mencekik seekor ular berwarna biru-hitam (mengacu pada julukan lain Inter yaitu Il Biscione yang berarti Si Ular Raksasa).

Koreografi ini seolah bermakna bahwa Milan siap membalas sepasang kekalahan mereka di musim sebelumnya. Tak lupa ada tulisan besar yang kurang lebih berarti, “Ada banyak hal yang terjadi di bawah sana (mengacu pada patung Bunda Maria di gereja katedral Milan) dan kami (Milan) akan terus bekerja keras (meraih kesuksesan)”.

Namun nahas buat I Rossoneri, pada laga tersebut mereka harus mengakui keunggulan sang musuh bebuyutan dengan skor tipis 0-1. Satu-satunya gol di partai tersebut dibuat oleh Walter Samuel melalui tandukan kerasnya.

****

Akhir pekan nanti sudah pasti akan hadir sebuah atraksi koreografi yang mengundang decak kagum dari Curva Nord Inter maupun Curva Sud Milan. Diakui atau tidak, pencinta sepak bola tak cuma menanti pertempuran antara Inter dan Milan di partai Derby Della Madonnina, tapi juga adu kreativitas suporter kedua kesebelasan tersebut.

Dan pembaca boleh saja tak sepakat dengan pilihan saya lantaran ada banyak sekali koreografi artistik yang diciptakan Curva Nord Inter maupun Curva Sud Milan. Tanpa bermaksud membandingkan mana yang lebih baik, sejatinya kreativitas macam ini adalah sesuatu yang layak ditiru sebagai bentuk positif dukungan yang dapat dilakukan para suporter untuk klub pujannya.

Author: Budi Windekind (@Windekind_Budi)
Interista gaek yang tak hanya menggemari sepak bola tapi juga american football, balap, basket hingga gulat profesional