Asian Games 2018

Profil Empat Pemain Bintang Asia Tenggara di Asian Games 2018: 14-15 Agustus

Hari ini (14/8) dan besok (15/8), empat kesebelasan top Asia Tenggara akan bertarung di Asian Games 2018 cabang olahraga (cabor) sepak bola. Berkaitan dengan momen tersebut, berikut ini jaringan internasional Football Tribe menghadirkan profil empat pemain bintang Asia Tenggara, masing-masing satu dari Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Vietnam.

Baca juga: Mengenal 8 Pemain Asia Tenggara Sarat Pengalaman di Asian Games 2018

Akhyar Rashid (Malaysia)

Dari bergabung di akademi Kedah FA di usia 15 tahun, karier Akhyar Rashid terus beranjak naik. Di umur 19 tahun ia bermain di Kedah U-19 dan membantu klubnya menjuarai Piala Junior Malaysia, kemudian musim ini menembus skuat senior Kedah FA. Juli lalu, ia memenangi Piala AFF U-19 bersama Malaysia U-19.

Kelebihan Akhyar terletak pada kelincahan, dribel, dan akurasi tendangannya. Tiga kemampuan tersebut menutupi kekurangan fisik Akhyar yang hanya setinggi 169 sentimeter.

Foto: FA Malaysia

Febri Hariyadi (Indonesia)

Debut di tahun 2016, dipanggil timnas SEA Games di 2017, dan kini semakin matang di tahun 2018. Febri akan kembali menjadi pemain kunci Indonesia U-23, di laga kedua melawan Palestina besok malam (15/8).

Di laga tersebut Febri kemungkinan besar masih dipasang di sayap kiri sebagai penyuplai umpan silang. Tapi kalau ditempatkan di kanan pun, Febri sama berbahayanya karena bisa melakukan cut-inside dengan kaki kiri yang jadi andalannya.

Worachit Kanitsribampen (Thailand)

Namanya sudah melejit sejak umur 16 tahun. Di usia tersebut, Worachit menembus tim senior Chonburi FC, dan hampir setahun kemudian mencetak gol pertamanya di Thai League 1. Sampai saat ini, Worachit masih tercatat sebagai pencetak gol termuda di kasta tertinggi Liga Thailand.

Posisi Worachit adalah gelandang serang, dengan tipikal klasik. Ia bukan pemain cepat yang bisa melewati 2-3 pemain lawan sekaligus, tapi visinya sangat bagus. Dengan bola di kakinya, ia bisa mengirim umpan kunci atau mengeksekusinya sendiri menjadi gol.

Foto: Facebook Changsuek

Bui Tien Dung (Vietnam)

Memulai karier sebagai bek tengah, kiper FLC Thanh Hoa berusia 21 tahun ini sekarang bagaikan pahlawan nasional Vietnam. Kiprah pertamanya di timnas dilakukan pada ajang Piala Asia U-19 2016, di mana Vietnam sukses menjejak semifinal. Di tahun berikutnya, ia membawa Vietnam menembus fase grup Piala Dunia U-20, dan mencapai final Piala Asia U-23 2018 dengan mengagalkan empat penalti.

Mematahkan eksekusi penalti memang menjadi keahliannya tersendiri, tapi Tien Dung bukan tanpa kekurangan. Kiper berusia 21 tahun ini kurang baik dalam situasi satu lawan satu, dan jarang berkomunikasi dengan bek di depannya.

Foto: Football Tribe Vietnam