Berita Dunia

Rodrygo Goes, Pemuda yang Sempat Bolos Sekolah Sebelum Cetak Rekor di Copa Libertadores

Negeri Samba Brasil kembali memunculkan satu talenta baru yang sedang hangat jadi bahan perbincangan: Rodrygo Goes asal klub Santos.

Pemain yang berposisi sebagai penyerang tersebut baru saja bukukan rekor baru di Copa Libertadores sebagai pencetak gol termuda sepanjang sejarah turnamen antar benua Amerika Selatan. Rodrygo menyumbang dstu gol di menit ke-47, dalam kemenangan Santos atas klub Uruguay, Nacional, dengan skor 3 – 1 (15/3).

Ketika mencetak gol, Rodrygo berumur 17 tahun 2 bulan dan 6 hari sekaligus memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang gelandang Brasil sekaligus mantan pemain Werder Bremen, Diego, tahun 2003 dengan selisih 9 bulan lebih muda.

Yang menarik, dalam akun twitter pribadinya, Rodrygo mengucapkan permohonan maaf kepada guru di sekolahnya karena dirinya harus bolos dari sekolah ketika masa persiapan pertandingan melawan Nacional. Di sela karirnya bersama Santos, Rodrygo memang masih aktif bersekolah dan sudah menginjak kelas 3 SMA.

“Saya harus absen sekolah karena alasan yang baik. Malam yang indah, pencetak gol termuda di Copa Libertadores! Terima kasih tuhan, untuk segalanya!.” Tulis Rodrygo dalam akun twitternya (15/3).

Selain rekor pencetak gol termuda, pemain asli didikan akademi Santos ini juga memegang rekor sebagai pemain termuda yang bermain di Copa Libertadores. Rodrygo jalani debut 1 Maret lalu ketika jadi pemain pengganti, saat Santos kalah dari Real Garcilaso. Umurnya ketika itu menginjak 17 tahun 50 hari.

Tak Ingin Disamakan dengan Neymar

Punya asal klub yang sama dengan bintang Paris Saint-Germain, Neymar, tak lantas membuat Rodrygo ingin disamakan dengan idolanya tersebut. Walau tipe permainannya hampir mirip yaitu mengandalkan skill, kemampuan dribbling bola serta kecepatan, tapi Rodrygo menilai dirinya masih terlalu muda jika disamakan dengan Neymar.

Showman⚽️

A post shared by RG (@rodrygogoes) on

Walau begitu, apparel asal Amerika Serikat, Nike, sudah mencium talenta Rodrygo, dengan memberinya kontrak ketika umurnya menginjak 11 tahun, atau dua tahun lebih mudah dibanding ketika Neymar dikontrak Nike saat umurnya menginjak 13 tahun. Dirinya jadi pemain termuda kedua yang dikontrak Nike, setelah Shane Kluivert di usia 9 tahun.

Talenta pemain Brasil U-17 ini pun sudah tercium hingga eropa, kabarnya Liverpool sudah melakukan pendekatan kepada Santos untuk mendapatkan Rodrygo ketika usianya sudah 18 tahun, atau syarat bagi klub Eropa mengontrak pemain dari luar benuar.

Terlepas dari semua catatan di usianya, talenta Rodrygo hanya satu dari sekian banyak pemain muda berpotensi di Brasil yang masih luput dari perhatian. Masih butuh waktu dan banyak pertandingan untuk membuktikan jika dirinya memang layak disebut sebagai bintang baru sepak bola Brasil.

Author: Gia Pijar Perdana