Eropa Inggris

Antonio Conte Inginkan Pejuang, Arturo Vidal Jawabannya

Untuk jendela transfer bulan Januari ini, Chelsea nampak begitu aktif bekerja. Selain masih mengusahakan penjualan David Luiz dan pembelian Alex Sandro dari Juventus, The Blues masih ingin memperkuat lini tengahnya. Tak sembarang gelandang, Antonio Conte ingin merekrut pejuang. Apakah Arturo Vidal jawabannya?

Apakah Conte belum puas dengan komposisi lini tengahnya? Ketika di musim panas yang lalu Chelsea melego Nemanja Matic ke Manchester United, ada dua nama gelandang baru yang didatangkan. Mereka adalah gelandang Monaco, Tiemoue Bakayoko dan Danny Drinkwater, gelandang yang sebelumnya milik Leicester City.

Bakayoko adalah gelandang material tim utama. Gelandang asal Prancis tersebut diharapkan bisa langsung menggantikan tugas Matic. Meski belum sepenuhnya bisa menunjukkan performa yang diinginkan, Bakayoko perlahan menjadi andalan Chelsea. Terutama setelah perubahan cara bermain yang dilakukan oleh Conte.

Sementara itu, Drinkwater belum mampu menembus tim utama. Gelandang asal Inggris yang pernah merasakan gelar juara Liga Primer Inggris bersama Leicester tersebut baru sebatas pemain pengganti. Drinkwater cukup berguna untuk keperluan rotasi dan bermain di kompetisi selain Liga Primer.

Untuk tim utama sendiri, Conte memasrahkan lini tengah kepada N’Golo Kante, Cesc Fabregas, dan Bakayoko. Tiga pemain ini yang rajin dirotasi oleh Conte untuk jenis pertandingan yang berbeda. Untuk Kante, performanya bisa diandalkan untuk setiap pertandingan. Sementara itu, Fabregas dan Bakayoko belum mencapai level tertinggi dan konsisten.

Oleh sebab itu, demi kebutuhan lini tengah, Conte ingin menambah satu personel lagi. Pelatih asal Italia ini suka dengan pemain yang mau berkorban, selalu bekerja keras, dan percaya dengan instruksinya. Satu nama yang akan dikejar tanda tangannya adalah Arturo Vidal dari Bayern München.

Gelandang asal Cile ini tengah menghadai persaingan yang sangat ketat di lini tengah Bayern. Selain padatnya lini tengah Bayern, Javi Martinez yang semakin konsisten di bawah asuhan Jupp Heynckes, hampir selalu menjadi pilihan utama untuk pos gelandang bertahan. Untuk duet Javi Martinez, ada beberapa nama yang jauh lebih muda ketimbang Vidal, yaitu Corentin Tolisso, Sebastian Rudy, dan Thiago Alcantara.

Performa Vidal sendiri masih sering dipertanyakan di Bayern. Padahal, situasi inilah yang akan membuat namanya tertendang dari tim utama Bayern. Situsweb calciomercato.com juga menyinggung soal kontrak Vidal yang akan habis pada tahun 2019. Fakta ini bisa membuat Bayern tertarik untuk melego gelandang berusia 30 tahun tersebut.

Semua situasi dan syarat sudah cukup bersahabat untuk Conte. Tinggal manajemen Chelsea bekerja cepat untuk meyakinkan Vidal.

Author: Yamadipati Seno (@arsenalskitchen)
Koki Arsenal’s Kitchen