Dunia Asia

Football Tribe Award: 30 Pemain Terbaik di Asia Tahun 2017 (Peringkat 20-11)

Sudah lihat peringkat ke 30-21? Sebelum berakhirnya tahun 2017, ada baiknya kalian melihat bagian kedua dari rangkaian Football Tribe Award, 30 Pemain Terbaik di Asia! Kali ini kita akan melihat peringkat ke 20 hingga 11.

Siapa saja yang masuk peringkat-peringkat tersebut?

20. Server Djeparov

Mantan peraih AFC Player of the Year ini didatangkan oleh Esteghlal pada Januari lalu, namun karena larangan transfer yang dijatuhi oleh FIFA, Server Djeparov langsung dipinjamkan ke Sepahan. Sempat beredar kabar bahwa dia tidak akan kembali ke Esteghlal setelah permainan bagusnya di Sepahan. Namun, dia akhirnya kembali dan menjadi gelandang penting bagi Esteghlal setelah pelatih Alireza Mansourian dipecat. Pemain veteran ini membantu Esteghlal ke semifinal Hazfi Cup.

 

19. Lee Keun-ho

Pemain berusia 32 tahun ini membantu tim yang baru promosi, Gangwon FC, ke papan atas klasemen untuk pertama kalinya sepanjang sejarah tim. Lee Keun-ho mencatatkan delapan gol dan sembilan asis dalam 37 penampilan. Dia menunjukkan penampilan apiknya ketika Korea Selatan berhasil mengalahkan Jepang di Piala Asia Timur EAFF. Meski bukan seorang finisher ulung, kecepatan dan pergerakan pemain veteran ini merupakan yang terbaik.

 

18. Cho Hyun-woo

Kiper muda berjuluk “Dae Gea” ini mencatatkan 12 clean sheets dan menjadi faktor penting dibalik keberhasilan Daegu lolos dari degradasi. Pemain berusia 26 tahun ini sudah membuktikan dirinya di tim nasional, dan meski banyak yang perlu dikembangkan, sosoknya di bawah mistar sangat diandalkan.

17. Shinzo Koroki

Penampilannya yang naik turun di Urawa Reds selama empat tahun ini akhirnya terbayar sudah ketika Kuroki berhasil mencetak 20 gol dalam semusim untuk pertama kalinya. Pemain berusia 31 tahun ini berkontribusi terhadap gelar Liga Champions Asia kedua Urawa Reds dengan empat golnya di kompetisi tersebut.

 

16. Roy O’Donovan

Roy O’Donovan sukses menjadi top skor sementara Hyunday A-league dengan tujuh gol. Penampilannya di bulan Oktober menjadi penampilan terbaiknya di musim ini ketika berhasil mencetak lima gol dalam empat pertandingan, termasuk sebuah hat-trick ke gawang Central Coast Mariners.

 

15. Feng Xiaoting

Kegemilangan Feng Xiaoting di jantung pertahanan Guangzhou Evergrande di musim ini membuat timnya sukses meraih gelar Chinese Super League ketujuh mereka secara beruntun. Pemain berusia 32 tahun ini juga menjadi bagian dari Team of the Season Liga Champions Asia.

 

14. Kenyu Sugimoto

Penampilannya apiknya di Liga J2 Jepang tahun lalu dibawa pula ke Liga J1 Jepang musim ini. Sugimoto berhasil membukukan 22 gol, sayang raihan golnya tersebut belum cukup membuat dirinya meraih Sepatu Emas. Penyerang berusia 25 tahun ini sukses membantu Cerezo finis di posisi ketiga dan meraih trofi besar pertama mereka, YBC Levain Cup.

 

13. Godwin Mensha

Sempat diragukan, penyerang asal Nigeria ini sukses menciptakan 15 gol untuk Peykan di Liga Pro Iran. Raihan golnya tersebut membuat dirinya dipinang Persepolis, dan meski sempat kesulitan di awal, Godwin Mensha mendapat tempat di dalam skuat dan sukses menciptakan empat gol di ajang Liga Champions Asia.

 

12. Wu Lei

Pemain sayap kanan dan bintang tim nasioanl RRT ini sukses membukukan 20 gol di Chinese Super League dan membantu timnya, Shanghai SIPG, duduk di peringkat kedua. Wu menjadi satu-satunya pemain lokal yang mencetak lebih dari 10 gol. Dengan total 140 gol yang sudah dia ciptakan, Wu berhasil menjadi pencetak gol terbanyak SIPG di usianya yang baru menginjak 26 tahun.

 

11. Kim Jin-Su

Setelah tidak terlalu sukses bersama tim Bundesliga, Hoffenheim, selama dua setengah musim, Kim menemukan performanya kembali setelah mengantarkan Jeonbuk menjadi juara Liga Korea. Sebagai bek sayap, Kim Jin-su sukses menciptakan empat gol dan lima asis. Penampilannya apiknya ketika membela tim nasional Korea Selatan melawan Kolombia memberikan harapan bagi para penggemar dalam menyambut Piala Dunia 2018.

Author: Budy Darmawan (@budydiew)
Penyuka sepak bola