Dunia Amerika Latin

Nasib Para Penerus Diego Maradona

Mauro Zarate

‘The Zarate Kid’ tak pernah tinggal di satu tempat dalam waktu lama. Dalam sepuluh tahun terakhir, ia telah memperkuat sepuluh klub berbeda. sebelum akhirnya mendarat di Eropa, Zarate membuat publik Argentina kecewa dengan memutuskan untuk menerima tawaran klub Qatar, Al Sadd, pada tahun 2002. Setelah itu, petualangannya berganti-ganti klub pun dimulai.

Dari klub-klub kelas dua Inggris seperti Birmingham City dan West Ham United, hingga klub-klub papan atas Italia, yaitu Lazio, Internazionale Milano, dan Fiorentina pernah disinggahinya. Saat ini, ia kembali ke Inggris untuk memperkuat Watford. Satu hal yang mengecewakan adalah ia tak pernah mengenakan seragam tim senior Argentina.

Carlos Tevez

Seperti Zarate, Tevez memulai karier Eropanya dengan cukup aneh. Perhentian pertamanya adalah klub semenjana West Ham, sebelum akhirnya memperkuat klub-klub raksasa seperti Manchester United, Manchester City, dan Juventus. Saat ini, ia sedang menikmati gelimang uang di Liga Cina bersama Shanghai Shenhua. Namanya diperhitungkan sebagai penerus Maradona karena mewarisi nomor punggung sang legenda di Boca Juniors, yaitu nomor 10. Mungkin, Tevez-lah penerus Maradona dengan reputasi dan prestasi paling bagus di daftar ini, selain Leo Messi dan Sergio Aguero, tentunya.

Author: Mahir Pradana (@maheeeR)
Mahir Pradana adalah pencinta sepak bola yang sedang bermukim di Spanyol. Penulis buku ‘Home & Away’.