Kedalaman skuat yang mengerikan
Berkat sikap emas Florentino Perez, skuat Madrid saat ini diisi pemain-pemain muda dengan bakat yang mengerikan bagusnya. Seperti disinggung di atas, kebijakan pembelian Madrid lebih akurat, baik dari sisi menjaga kekuatan skuat dan investasi jangka panjang. Kedua aspek ini sangat terlihat di lini depan.
Ketika Bale dan Benzema tak bermain, Madrid punya Isco dan Asensio yang menggila musim lalu. Dan di awal musim ini, boleh dibilang, Isco sudah masuk dalam level gelandang terbaik di dunia. Keberadaannya sangat penting, terutama untuk memberi keseimbangan lebih di lini tengah, yang sudah diisi tiga pemain yang luar biasa konsisten.
Bahkan, untuk pertandingan-pertandingan melawan tim besar lainnya, keberadaan Isco jauh lebih penting. Pemain asal Spanyol ini bisa menyelaraskan diri dengan kebutuhan Ronaldo sebagai ujung tombak. Isco juga sangat cocok dengan Asensio, yang di awal musim ini mendapat kepercayaan yang cukup besar dari Zinedine Zidane.
Di lini tengah, Madrid masih punya Mateo Kovacic, Dani Ceballos, dan Marcos Llorente. Untuk kompetisi yang panjang, ketiga nama ini adalah pelapis kelas elite untuk Toni Kroos, Modric, dan Casemiro. Ketiganya masih muda dan jika bisa memenuhi ekspektasi, mereka yang akan menjadi masa depan Madrid.
Berbekal ketebalan pengalaman dan kedalaman skuat, Zidane bisa leluasa melakukan rotasi. Sebuah kebijakan yang musim lalu sukses membantu Ronaldo tampil di level kebugaran dan performa terbaik. Syarat menjadi juara sudah dipenuhi oleh skuat Madrid.
Apakah Dewi Fortuna akan bermain-main dengan takdir Real Madrid di Liga Champions musim ini?
Author: Yamadipati Seno (@arsenalskitchen)
Koki Arsenal’s Kitchen