Kolom

Kekalahan Arsenal: Karena Sepak Bola adalah Soal Momentum

Persiapan yang lambat

Kekalahan Arsenal butuh Thomas Lemar
Akankah Thomas Lemar berlabuh di Arsenal?

Persiapan yang saya maksud adalah persiapan di jendela transfer. Saat ini, Arsenal tak punya gelandang yang bisa menggantikan Xhaka. Mereka yang bisa, Santi Cazorla dan Jack Wilshere, tengah absen karena masalah cedera dan kebugaran. Pun Wenger mestinya paham bahwa Aaron Ramsey bukan seorang penyeimbang lapangan tengah.

Lambat membeli gelandang dengan spesifikasi seperti Xhaka membuat Wenger harus mengubah taktik, yang mana sungguh tak efektif ketika melawan Stoke. Cara yang sama mungkin manjur ketika melawan Leicester. Namun perlu diingat, melawan Leicester, Xhaka masih ada di lapangan dan membuat asis bagi gol Ramsey.

Kelambanan di jendela transfer juga membuat Wenger tak bisa memainkan Thomas Lemar. Jika Lemar sudah bergabung sejak jauh-jauh hari, Wenger tak perlu memainkan Walcott yang performanya tengah kabur entah ke mana. Opsi dan variasi, juga sangat bergantung kepada momentum mendapatkan pemain yang tepat.

Kehilangan momentum memboyong pemain yang tepat, membuat Wenger kehabisan opsi ketika situasi tak berpihak kepadanya.

Ada baiknya Wenger tak membuang momentum lagi. Kekalahan ini pun juga momentum. Sebuah waktu untuk mempelajari segala kekurangan dan segera memperbaikinya. Mumpung liga masih panjang, dan masih banyak poin untuk diperbutkan.

Jangan sampai meleset lagi, Prof!

Author: Yamadipati Seno (@arsenalskitchen)
Koki Arsenal’s Kitchen