Nasional Bola

Mengenai Klub-Klub Liga 1 dan Liga 2 yang Menunggak Gaji: Ketika Profesionalitas di Ujung Tanduk

Pentingnya klub yang sehat finansial

Di negara-negara yang sepak bolanya sudah maju, klub-klub akan disebut profesional jika memiliki infrastruktur pertandingan yang bagus, pembinaan usia muda yang berkelanjutan, dan tentunya keuangan yang mendukung. Masalah pembayaran gaji pemain tentu bukan hal main-main karena menyangkut hak hidup seseorang.

Menjelang kompetisi tertinggi negeri ini bergulir, pihak PSSI juga tidak mau ada kasus penunggakan gaji yang sempat mempermalukan wajah sepak bola Indonesia. Oleh karena itu, induk organisasi sepak bola Indonesia ini menyiapkan sanksi tegas melalui operator liga PT. LIB.

Menurut Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, klub-klub tidak boleh punya tunggakan gaji hingga lebih dari separuh subsidi yang dikeluarkan PSSI yaitu 7,5 miliar rupiah.

Jika saat diaudit ada klub yang tunggakan gajinya mencapai 3 miliar rupiah, maka klub tersebut dilarang ikut kompetisi dan harus menyelesaikan kewajibannya dulu.

Semoga semua masalah tunggakan gaji pemain bisa teratasi. Jangan sampai wajah sepak bola Indonesia tercoreng lagi akibat ketidakmampuan klub-klub menjamin kelangsungan hidup para pemainnya.

Author: Yasmeen Rasidi (@melatee2511)