
Manchester City
Ini juga kisah di mana uang bisa mengubah semuanya. Saat Sheikh Mansour membeli klub ini dari mantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin Sinawatra, orang mulai mengenal klub ini. Segala pemain bintang dibeli dengan harga selangit. Sebut saja Carlos Tevez, Robinho, Samir Nasri hingga Sergio Aguero. Manchester City mulai menyaingi tetangganya, Manchester United, yang selama ini dominan di era Liga Primer Inggris (walau masih jauh kalau berbicara soal perolehan trofi).
Musim ini, City sudah menghabiskan dana hampir 200-an juta paun hanya untuk memperkuat sektor pertahanan. Mereka sudah merekrut Kyle Walker dari Tottenham Hotspur, Danilo dari Real Madrid, kiper Ederson dari Benfica, dan Benjamin Mendy dari AS Monaco. Apakah pertahanan super mahal ini bisa membantu skuat Pep Guardiola ini meraih gelar tentunya butuh ujian lebih lanjut di Liga Primer yang persaingannya serba ketat ini?
Paris Saint-Germain (PSG)
Nah, klub ini juga lagi heboh dibenci di bursa transfer musim 2017/2018. Penyebabnya apa lagi jika bukan masalah transfer Neymar yang menjadi berita utama sepak bola beberapa minggu terakhir. Memang tidak ada yang bisa memastikan tuduhan pelanggaran klub kaya Prancis ini terhadap Financial Fair Play. Dan tidak ada aturan bahwa suatu klub bisa melaporkan klub lain karena melanggar FFP.
Sejak dibeli konsorsium Qatar, PSG memang ”gila” dalam urusan beli pemain. Hasilnya memang empat tahun terakhir mereka merajai Ligue 1, tetapi belum mampu berbicara banyak di kompetisi Eropa.