
Di mana ia sekarang?
Karier Umit Davala tidak begitu bagus di luar Turki. Ia sempat bergabung untuk dua tim asal Milan, namun ia tidak banyak bermain di sana. Sempat pulang kembali ke Galatasaray dengan status pinjaman, Davala kemudian bergabung ke Werder Bremen dan pensiun di sana pada tahun 2005.
Selepas bermain, Davala sempat mencoba banyak hal. Termasuk merilis beberapa lagu dengan genre rap dalam bahasa Turki tentunya. Salah satu lagu keluarannya merupakan kolaborasi dengan musisi tersohor Turki, Kayahan.
Davala akhirnya berkarier di dunia kepelatihan. Ia memulai kariernya sebagai pelatih tim muda Turki dari medio 2008 hingga 2013. Setelahnya, ia dan sesama mantan bintang timnas Turki, Hasan Sas, menjadi asisten pelatih di klub yang membesarkannya, Galatasaray. Davala sempat ditunjuk menjadi manajer interim pada tahun 2013 menyusul keputusan Fatih Terim yang kembali menangani timnas Turki. Di musim 2017/2018 mendatang, Davala didapuk sebagai pelatih kepala tim level kedua kompetisi Liga Turki, Tuzlaspor.
Dan hari ini tanggal 30 Juli, Davala merayakan hari kelahirannya. Di tahun 2017 ini, Umit Davala genap berusia 43 tahun. Ia termasuk pelatih muda Turki yang diakui bakatnya. Bisa jadi hanya tinggal menunggu waktu sampai kita bisa melihat Davala menangani sebuah tim besar Turki berhadapan dengan tim-tim besar Eropa lain di Liga Champions.
Doğum günün kutlu olsun, Umit Davala!
Author: Aun Rahman (@aunrrahman)
Penikmat sepak bola dalam negeri yang (masih) percaya Indonesia mampu tampil di Piala Dunia