Liverpool dan Everton, 2012
Kartu merah bukanlah sesuatu yang asing pada laga derby Merseyside antara Liverpool kontra Everton. Tapi jika berbicara tentang kemanusiaan, keduanya patut diacungi jempol. Bahkan The Toffees pernah melakukan sebuah aksi yang menyentuh dalam tribut untuk korban tragedi Hillsborough. Jelang laga kontra Newcastle United di Goodison Park, dua anak kecil memimpin barisan.
Seorang anak perempuan mengenakan kostum biru Everton bernomor punggung 9 sementara tangannya menggandeng bocah laki-laki berseragam Liverpool dengan angka 6 di bagian belakang. Jika diurutkan, terlihat angka 96, jumlah korban pada tragedi memilukan tersebut. Solidaritas Everton berlanjut dengan lagu pengiring berjudul He ain’t heavy, He’s my brother.

Besiktas, Galatasaray, Trabzonspor, dan Fenerbahce, 2016
Selama ini sepak bola Turki identik dengan militansi suporter yang tak jarang berakibat rivalitas sengit. Notabene, ibu kota negara, Istanbul, menjadi rumah bagi klub besar semisal Besiktas, Galatasaray, dan Fenerbahce yang sayangnya, punya tensi panas setiap masing-masing bersua, plus satu wakil kota Trabzon, Trabzonspor. Namun, rivalitas sama sekali tak terlihat pada Piala Liga Turki antara Besiktas kontra Kayserispor di Vodafone Arena, akhir 2016 lalu.
Ribuan penonton dari kelompok suporter berbeda, utamanya Besiktas, Galatasaray, Fenerbahce, dan Trabzonspor, membaur dan saling menunjukkan solidaritas atas peristiwa teror yang terjadi beberapa waktu sebelumnya. Aksi ini merupakan bentuk dukungan atas tragedi bom yang menewaskan 44 orang di luar Vodafone Arena beberapa saat setelah laga Besiktas melawan Bursaspor dilangsungkan.