Turun Minum Serba-Serbi

Sederet Laga Sepak Bola untuk Kemanusiaan

Sepak bola tidak semata-mata 2×45 menit plus perpanjangan waktu, adu penalti beserta pemain dan wasit yang berlarian. Sepak bola bisa menyatukan segalanya, tidak peduli status sosial, usia, agama, ras, jabatan dan apapun juga. Tentu masih ingat saat para pemain Brasil dan bahkan pemain veteran selevel Juan Roman Riquelme dan Ronaldinho, rela bermain tak  dibayar untuk Chapecoense, saat tim papan tengah Brasil ini kehilangan kebanyakan pemain inti selepas kecelakaan pesawat.

Lalu, masih ingatkah degan bocah imut, Bradley Lowery, yang meninggal akibat kanker langka beberapa waktu lalu? Sekalipun Lowery suporter Sunderland, kisah perjuangan melawan kanker hingga akhir hayat ini menyatukan semua klub dan suporter Liga Primer (serta sepak bola dunia pada umumnya).

Klub Everton berencana akan mengadakan laga amal yang hasilnya akan disumbangkan untuk yayasan Bradley Lowery yang didirikan orang tua sang bocah malang. Yayasan ini dibentuk untuk membantu pengobatan anak-anak yang sakit parah lainnya.

Pertandingan sepak bola tidak harus berbicara soal keuntungan finansial belaka demi memperkaya keuangan tim. Beberapa laga amal di bawah ini adalah pertandingan yang digelar untuk amal dan semangat kemanusiaan:

Persebi Boyolali
Kredit: Persebi Boyolali

Laga amal membantu Ganang William Saputra (2017) 

Persebi Boyolali memang tidak setenar klub lain seperti Persija, Persib dan lain-lainnya. Tetapi, inisiatif klub ini untuk membantu salah satu pemainnya yang mengalami kecelakaan layak dipuji. Suporter Persebi Boyolali berinisiatif mengadakan laga amal untuk membantu Ganang William Saputra, pemain Persebi yang mengalami kecelakaan. Tidak ada patokan harga tiket, tapi setiap 5 ribu rupiah dari harga tiket kala itu, disisihkan demi membantu pengobatan Ganang.

Previous
Page 1 / 4