Kelebihan dan kekurangan
Kelebihan utama dari Bentancur adalah kemampuannya bermain di banyak posisi. Ia mengawali karier profesional bersama Boca dengan berposisi sebagai gelandang bertahan. Ia juga bermain sangat baik ketika dipindah ke gelandang sentral sebelah kiri dalam skema 4-3-3. Pemain yang lahir pada tanggal 25 Juni 1997 itu juga bisa bermain sebagai sayap kanan.
Fleksibilitas Bentancur akan sangat cocok dengan Massimiliano Allegri yang sering mengubah skema di pertengahan laga. Allegri jadi tak perlu sampai mengganti pemain.
Sebagai gelandang tengah, Bentancur sudah menunjukkan kedewasaannya ketika mengoper bola. Ia jarang melepas umpan jauh. Bentancur bermain dengan sederhana, tak ingin memperumit situasi. Umpan-umpan pendeknya sangat akurat dan tegas. Catatan 85 persen rerata umpan sukses menjadi indikasinya.
Sebagai gelandang yang bisa bermain di beberapa posisi, Bentancur dibekali stamina yang sangat baik. Sebagai pemain muda, rata-rata menit bermainnya sudah mencapai 85 persen. Artinya, ia sudah dipercaya untuk bermain penuh di banyak laga dan bisa menyelesaikannya dengan baik. Modal yang kuat untuk calon gelandang masa depan.
Selain kemampuan mengumpan yang bagus, teknik menggiring bola Bentancur juga sangat baik. Dua kemampuan ini bisa ia kombinasikan dengan baik. Ketika menggiring bola, ia bisa tetap mengangkat kepalanya untuk memastikan posisi kawan. Tujuannya, supaya ia bisa menggunakan kawannya untuk bermain operan satu-dua dan menembus lini lawan.
https://www.youtube.com/watch?v=Nszsj4CKWDM
Meski bertubuh tinggi, kecepatan Bentancur sudah cukup mumpuni. Ia bisa melewati satu atau dua pemain dengan mudah, menggiring bola dengan berbagai tingkat kecepatan, sambil mempertahankan konsentrasinya. Secara sekilas, ada sosok Nemanja Matic dalam cara bermain Bentancur.
Kekurangan Bentancur adalah agresivitas yang masih terasa lembek. Ia memang bisa mengejar lawan dengan mudah, tapi jarang melakukan kontak fisik atau tekel. Ketika melakukan kontak fisik atau tekel, usaha tersebut berakhir dengan pelanggaran. Aspek ini masih bisa diperbaiki seiring usia dan pengalaman bermain di kerasnya Serie A.
Potensi
Masih berusia 20 tahun, artinya Bentancur tak akan mengganggu keseimbangan yang sudah dibangun Khedira dan Pjanic. Berbeda dengan Matic atau Fabinho yang mungkin akan menuntut menit bermain yang lebih banyak.
Masa-masa menjadi pelapis Khedira dapat digunakan Bentancur untuk belajar langsung dari salah satu gelandang box-to-box terbaik di dunia itu. Bentancur sendiri bisa dimainkan di skema tiga gelandang, jadi proses belajar bisa dilakukan langsung di dalam lapangan.
Juventus sendiri akan memikiki investasi jangka panjang yang baik. Bukan tidak mungkin, lima atau tujuh tahun ke depan, Bentancur bisa dilepas dengan harga tinggi. Jika memang dipertahankan, Juventus akan memiliki pengatur serangan untuk 10 tahun ke depan.
Di lehernya yang jenjang, tersemat permata baru yang mulai menunjukkan pesonanya. Si Nyonya Tua, semakin glamor dan menggoda.
Benvenuto, Rodrigo!
Author: Yamadipati Seno (@arsenalskitchen)
Koki Arsenal’s Kitchen