Eropa Inggris

Rapor Pemain Arsenal yang Pulang dari Sekolah

Jack Wilshere

Jack Wilshere

Bersama Bournemouth, Wilshere tampil cukup impresif. Jika tak cedera, ia hampir selalu bermain. Istimewanya, Wilshere bermain di 29 laga, catatan paling tinggi selama kariernya. Ia membuat 34 peluang bersih dan sukses dalam 70 persen take-ons. Sebagai metronom, Wilshere sangat penting dalam fase serangan skuat asuhan Eddie Howe tersebut.

Untuk performa sebelum cedera, Wilshere layak mendapat nilai delapan.

Nah, melihat skuat Arsenal, gelandang tengah merupakan posisi paling padat. Untuk tim utama, Wenger tak akan jauh dari memilih duet Granit Xhaka dan Aaron Ramsey. Rotasi tentu akan dilakukan dan di sana kesempatan Wilshere berada.

Pemain asal Inggris tersebut akan memberi dimensi yang berbeda ketimbang Ramsey. Ia playmaker yang langka di tanah Britania. Jika terbebas dari masalah cedera, Arsenal akan mendapatkan pengganti Santi Cazorla yang paling ideal. Hal ini sangat penting, demi variasi lini tengah Arsenal musim depan.

Satu hal lagi, Wilshere bisa didorong bermain lebih ke depan. Ia bisa menggantikan salah satu dari Alexis Sanchez atau Mesut Ozil, ketika keduanya tak bermain atau opsi terburuk lainnya, mereka hengkang. Artinya, Wilshere menyediakan keluwesan lini tengah. Praktis, ia bisa bermain di tiga posisi. Gelandang bertahan, sentral, dan di belakang penyerang. Tipe pemain yang harus dimiliki.