Gelandang

Aaron Ramsey (Arsenal)
Selain Alex Oxlade-Chamberlain, Ramsey adalah pemain yang permainannya melonjak setelah Arsene Wenger mengubah formasi menjadi 3 bek (3-4-2-1). Apalagi Wenger juga sudah tidak lagi sering-sering memakai Francis Coquelin sebagai gelandang tengah.
Di pertandingan yang memperebutkan pos keempat ini, Ramsey menciptakan gol indah, yang menggenapi kemenangan Arsenal atas Everton menjadi 3-1.
What a beautiful goal this was by Ramsey! pic.twitter.com/aKpLb8PTxx
— Marcus Josiah (@AmDASHY) May 23, 2017
Meski tidak bisa menggeser Liverpool, kemenangan tentu bisa diharapkan mampu menjaga tren positif, sehingga Arsenal bisa tampil baik melawan Chelsea di final Piala FA akhir pekan nanti.

Philippe Coutinho (Liverpool)
Melawan Middlesbrough, Coutinho berhasil melewati adangan pemain lawan sebanyak 6 kali, ditambah gol tendangan bebas yang menjadi andalannya itu. Pemain ini begitu penting bagi Liverpool. Meski mengalami cedera di bulan November, di sembilan laga terakhir ia mencetak 7 gol dan 2 asis.
Masuknya Liverpool le Liga Champions musim depan sedikit memengaruhi sikap Coutinho terkait godaan Barcelona.
“[jika] menetap di sini, mereka akan membangun patung Anda. Pindah ke klub lain, ke Barcelona, ke Bayern München, ke Real Madrid, Anda hanya sekadar menjadi pemain. Di sini [Liverpool] Anda bisa melebihi status itu,” katanya seperti dikutip Sky Sports.

Kevin Strootman (AS Roma)
Laga melawan Chievo berlangsung menegangkan dengan skor akhir 5-3. Di babak pertama saja, kedua tim berbagi skor 2-2. Pria Belanda ini tampil mumpuni dengan catatan 2 asis, 3 kali memenangi duel udara, 2 tekel sukses, dan 4 operan kunci.
